Mengenal Red Bull KTM Ajo, Skuad Bertangan Dingin Pengorbit Nama-Nama Besar di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 20 Desember 2021 16:05
Bola.net - Ajo Motorsport, yang kini bernama Red Bull KTM Ajo, dikenal sebagai salah satu tim paling prestisius di ajang Grand Prix, khususnya di Moto3 dan Moto2. Tim asal Finlandia yang dimiliki sekaligus dimanajeri oleh Aki Ajo ini, dikenal kerap mengorbitkan sekaligus menaungi banyak bintang masa depan MotoGP.
Aki Ajo yang merupakan 10 kali juara nasional Ice Racing Finlandia, membentuk Ajo Motorsport pada awal 2001. Skuad ini pertama kali turun di GP125 bersama Honda dengan fasilitas wildcard, tepatnya di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Mereka menurunkan rider kenamaan Finlandia, Mika Kallio. Pada 2002, tim ini turun sepenuhnya di GP125.
Usai bertahun-tahun bekerja sama dengan Honda, mereka beralih dari ke Malaguti pada 2006, namun ganti bekerja sama dengan Derbi, anak perusahaan Aprilia, pada 2007. Mereka pun merebut gelar dunia pertamanya lewat Mike di Meglio pada 2008, yang kemudian diulang Marc Marquez pada 2010, juga di atas motor Derbi.
Awal Kerja Sama Ikonik dengan KTM
Selain mempersembahkan gelar dunia ketiga bagi Ajo Motorsport, Cortese uniknya juga mempersembahkan gelar dunia Grand Prix pertama kepada KTM. Sejak itulah, kerja sama antara kedua belah pihak menjadi sangat ikonik hingga kini, sampai-sampai rasanya sulit membayangkan terjadinya perpisahan antara Ajo dan KTM.
Sejak merebut gelar dunia bersama Cortese, Red Bull KTM Ajo kokoh jadi tim papan atas Moto3. Mereka jadi runner up 2014 dan 2015 masing-masing lewat Jack Miller dan Miguel Oliveira, bahkan kembali merebut gelar dunia lewat Brad Binder pada 2016 dan Pedro Acosta pada 2021.
Gebrakan di Moto2, Sabet 3 Gelar Dunia
Pada 2015, Ajo Motorsport melebarkan sayap ke Moto2. Mereka bekerja sama dengan Kalex, menurunkan Johann Zarco. Uniknya, meski merupakan tim debutan, mereka langsung jadi juara, usai Zarco meraih 14 podium dan 8 kemenangan. Pada 2016, Zarco mampu mempertahankan gelar, berkat 10 podium dan 7 kemenangan.
KTM memutuskan merakit sasis sendiri di Moto2 pada 2017, dan mengajak Ajo Motorsport bermitra. Mereka langsung berhasil menempati peringkat ketiga bersama Miguel Oliveira. Setahun setelahnya, mereka bahkan jadi runner up. Namun, pada awal 2020, KTM mundur sebagai suplier sasis dan Ajo pun kembali memakai sasis Kalex.
Namun, meski memakai Kalex, skuad ini tetap bernama Red Bull KTM Ajo, karena resmi menjadi tim junior KTM sekaligus jembatan bagi para rider muda KTM untuk naik ke MotoGP. Usai paceklik gelar selama empat tahun, tim ini pun akhirnya kembali merebut gelar dunia Moto2 pada 2021 lewat Remy Gardner.
Selalu Berkaitan dengan Nama-Nama Besar MotoGP

Secara total, Ajo Motorsport sudah mengoleksi delapan gelar dunia di GP125, Moto3, dan Moto2. Rider-rider juara mereka di antaranya Mike di Meglio, Marc Marquez, Sandro Cortese, Johann Zarco, Brad Binder, Remy Gardner, dan Pedro Acosta. Semua ini tentu berkat ketelatenan Aki Ajo dalam membimbing rider-rider muda.
Ada pula rider non-juara yang pernah mengecap 'didikan' Ajo dan kini jadi rider papan atas MotoGP, seperti Jack Miller dan Miguel Oliveira. Kini, keduanya bahkan membela tim pabrikan MotoGP dan pernah mengecap kemenangan. Catatan menarik lain: Maverick Vinales juga merupakan mantan rider didikan Ajo, meski tak pernah membela skuadnya.
Tak hanya lihai memoles talenta rider muda, Ajo juga jeli melihat rider hebat yang bisa menegaskan status timnya sebagai skuad prestisius di Grand Prix. Salah satunya adalah Jorge Martin, yang membela Red Bull KTM Ajo Moto2 pada 2019 dan 2020 justru setelah jadi juara dunia Moto3 2018 bersama Del Conca Gresini Honda.
Daftar Eks Rider Ajo Motorsport dengan Prestasi Terbaiknya
Berikut nama-nama besar yang pernah membela skuad Ajo Motorsport dengan prestasi terbaiknya di dunia balap, baik yang diraih ketika membela Ajo Motorsport maupun yang diraih ketika membela tim lain, atau ketika berlaga di kejuaraan lainnya.
Mika Kallio:
- Runner up GP125 2005 (Red Bull KTM)
- Runner up GP 125 2006 (Red Bull KTM)
- Runner up Moto2 2014 (Marc VDS Racing - Kalex)
Mike di Meglio:
- Juara dunia GP125 2008 (Ajo Motorsport Derbi)
Dominique Aegerter:
- Juara WorldSSP 2021 (Ten Kate Yamaha)
- Runner up MotoE 2021 (Dynavolt Intact GP)
Sandro Cortese:
- Juara dunia Moto3 2012 (Red Bull KTM Ajo)
- Juara WorldSSP 2018 (Kallio Racing Yamaha)
Marc Marquez:
- Juara dunia GP125 2010 (Red Bull Ajo Motorsport Derbi)
- Runner up Moto2 2011 (CatalunyaCaixa Repsol - Suter)
- Juara dunia Moto2 2012 (CatalunyaCaixa Repsol - Suter)
- Juara dunia MotoGP 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019 (Repsol Honda)
Johann Zarco:
- Runner up GP125 2011 (Avant Air Asia Ajo Derbi)
- Juara dunia Moto2 2015 (Ajo Motorsport - Kalex)
- Juara dunia Moto2 2016 (Ajo Motorsport - Kalex)
Danny Kent:
- Juara dunia Moto3 2015 (Leopard Racing Honda)
Luis Salom:
- Runner up Moto3 2012 (RW Racing GP - Kalex KTM)
Jack Miller:
- Runner up Moto3 2014 (Red Bull KTM Ajo)
Brad Binder:
- Juara dunia Moto3 2016 (Red Bull KTM Ajo)
- Runner up Moto2 2019 (Red Bull KTM Ajo)
Miguel Oliveira:
- Runner up Moto3 2015 (Red Bull KTM Ajo)
- Runner up Moto2 2019 (Red Bull KTM Ajo)
Raul Fernandez:
- Runner up Moto2 2021 (Red Bull KTM Ajo)
Jorge Martin:
- Juara dunia Moto3 2018 (Del Conca Gresini Honda)
Remy Gardner:
- Juara dunia Moto2 2021 (Red Bull KTM Ajo)
Pedro Acosta:
- Juara dunia Moto3 2021 (Red Bull KTM Ajo)
Baca Juga:
Bimbing Marquez-Fernandez-Acosta, Aki Ajo: Jangan Suka Banding-bandingkan Pembalap
'Kontrak Baru Pecco Bagnaia? Keputusan Tak Sepenuhnya di Tangan Ducati'
Casey Stoner: Penghapusan Rumput Trek Bikin Rider MotoGP Makin Sembrono
Ducati Sudah Jajal Motor MotoE di Misano, Siap Jadi Suplier Tunggal pada 2023
MotoGP Rilis Serial Dokumenter Fabio Quartararo, Sorot Perjuangannya Jadi Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




