Menolak Terlena, Marco Bezzecchi Ogah Muluk Bidik Podium Kedua Karena Masih Rookie
Anindhya Danartikanya | 5 Juli 2022 11:55
Bola.net - Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Marco Bezzecchi, memilih untuk tetap memijak bumi usai menyabet podium perdananya di MotoGP usai finis kedua dalam Seri Assen, Belanda, pada 26 Juni 2022 lalu. Menurutnya, sebagai rookie atau debutan, podium bukanlah target utama.
Bezzecchi yang merupakan anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy, start keempat dalam balapan di Assen. Ia bertarung melawan banyak rider berpengalaman dan akhirnya finis kedua di belakang sahabatnya sendiri, Pecco Bagnaia. Ia pun menjadi debutan 2022 pertama yang meraih podium.
Tak hanya itu, Bezzecchi juga menjadi rider pertama yang mempersembahkan trofi kepada VR46 Team, yang menjalani debut mereka di kelas para raja tahun lalu. Rider berusia 23 tahun ini bahkan meraih podium mendahului sang tandem, Luca Marini, yang tahun ini menjalani musim keduanya di MotoGP.
Wujudkan Impian Naik Podium di MotoGP

Hebatnya lagi, Bezzecchi meraih podium ini di atas Desmosedici GP21, yakni motor Ducati yang sudah berusia setahun. Meski Enea Bastianini sukses tiga kali menang dengan motor itu musim ini, Bezzecchi tak mau terlena dan yakin tak seharusnya ia muluk membidik podium kedua pada sisa musim.
"Jelas podium sangat penting. Ini hal yang saya impikan dan saya tak mengira bakal mendapatkannya begitu dini. Namun, saya ini debutan. Jadi, mentalitas saya, ketika kembali di paruh kedua musim, saya tak mau selalu mengharapkan balapan yang baik seperti ini, karena bakal ada trek-trek di mana saya lebih kesulitan dan trek-trek di mana saya tak terlalu kesulitan," ujarnya via Autosport.
"Alhasil, cara terbaik melanjutkan kinerja ini adalah mengerahkan yang terbaik di setiap balapan. Ketika ada peluang, maka akan saya gunakan meraih hasil maksimal. Namun, jika tidak, saya akan ambil maksimalnya pada hari itu, entah P10, P12, atau podium. Podium lebih oke, namun sebagai seorang debutan, wajar saja mengalami situasi naik dan turun," lanjutnya.
Merasa Tak Bisa Turun di MotoGP Tanpa Valentino Rossi

Pembalap yang akrab disapa 'Bez' ini pun menjadi rider VR46 Riders Academy ketiga yang sukses menapakkan kaki di tangga podium, yakni setelah Franco Morbidelli dan Bagnaia. Menurutnya, semua ini terwujud berkat bimbingan Rossi. "Rasanya fantastis, karena Vale dan seluruh kru Academy bekerja sangat baik," ungkapnya.
"Saya rasa, tanpa Vale, jelas saya takkan bisa turun di kejuaraan dunia, karena ia menggaet saya saat saya berusia 14-15 tahun. Mencapai titik ini rasanya fantastis. Jadi, podium itu untuknya dan semua rider di Academy. Mereka selalu memberikan dukungan dan saya rasa tahun ini kami mengalami kemajuan besar," tutup Bezzecchi.
Dengan podiumnya di Assen, kini Bezzecchi menjadi rider terbaik di klasemen sementara debutan MotoGP 2022 dengan koleksi 55 poin. Ia unggul 37 poin atas debutan terbaik kedua, yakni sesama debutan Ducati, Fabio di Giannantonio (Gresini Racing). 'Diggia' berada di peringkat 20 dengan koleksi 18 poin.
Sumber: Autosport
Baca juga:
- Sam Lowes: Maverick Vinales Salah Satu Pembalap Terbaik di Dunia, Positif untuk Aprilia
- Jadwal Siaran Langsung Formula 1 GP Austria di Vidio, 8-10 Juli 2022
- Jadwal Lengkap Formula 1 GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, 8-10 Juli 2022
- Finis Ketujuh di Silverstone, Max Verstappen: Lebih Baik Ketimbang Tanpa Poin
- Gagal Menang di Silverstone, Charles Leclerc Kecewa Soal Strategi Ferrari
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









