Misteri Maverick Vinales, Yamaha: Kalau Tak Bahagia, Lebih Baik Pergi
Anindhya Danartikanya | 23 Agustus 2021 10:02
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, menyatakan pihaknya tak ingin memaksa Maverick Vinales bertahan jika rider Spanyol itu memang tak lagi bahagia membela Monster Energy Yamaha MotoGP. Kepada Speedweek, Sabtu (21/8/2021), Jarvis menyatakan, berpisah memang keputusan terbaik untuk semua pihak.
Seperti yang diketahui, pada akhir Juni, tepat sehari usai finis kedua dan naik podium di Assen, Vinales dan Yamaha memutuskan berpisah pada 2022. Langkah ini ditegaskan Yamaha sebagai permintaan Vinales sendiri, yang belakangan tampil makin angin-anginan, dan puncak frustrasinya terjadi di Sachsenring, ketika ia finis terbuncit.
Tersiar gosip bahwa keretakan antara Vinales dan Yamaha ini terjadi akibat Vinales 'mogok kerja' di Sachsenring, usai Yamaha memutuskan mengganti sang crew chief, Esteban Garcia dengan Silvano Galbusera terhitung sejak Seri Catalunya, dua pekan sebelum tiba di Sachsenring. Ketika ditanya soal ini, Jarvis ogah banyak komentar.
"Saya punya cara mudah menghindari pertanyaan itu, karena saya tak hadir di Sachsenring. Jadi, saya bisa bilang bahwa saya tak di sana, hingga saya juga tak melihat apa yang sebenarnya terjadi di trek. Saya tak bisa benar-benar membicarakan penolakan Maverick untuk bekerja, karena toh dia turun di semua sesi latihan," ungkapnya.
Yamaha Bingung Performa Fluktuatif Maverick Vinales

Di lain sisi, Jarvis juga tak memungkiri bahwa performa Top Gun di Sachsenring sangatlah aneh. "Trek itu memang tidak bersahabat dengan kami, namun Fabio Quartararo bisa finis ketiga. Saya hanya bisa bilang bahwa hasil Maverick di Jerman menggarisbawahi masalah yang ia punya pada periode ini dalam kariernya," tuturnya.
Jarvis menyatakan bahwa performa Vinales sangat fluktuatif, dan ini bikin Yamaha bingung. "Kadang, ia bisa terbang ke awan. Kadang, ia juga terjun bebas. Saya rasa itu adalah titik lemahnya. Kadang sulit dijelaskan, sulit dipahami. Bahkan hal macam ini bisa terjadi di antara pagi dan siang hari, dari trek satu ke trek lainnya," lanjutnya.
Yamaha makin pusing lagi usai melihat fakta bahwa Vinales finis kelima di Catalunya, dan mencatat waktu tercepat dalam uji coba sehari setelahnya di trek yang sama, namun finis terbuncit di Sachsenring. Uniknya, sepekan setelahnya, ia malah merebut pole dan finis kedua. Menurut Jarvis, ini tak biasa dan bagai teka-teki.
Ogah Paksa Pembalap untuk Bertahan

"Maverick jelas sangat bertalenta, tapi pada saat yang sama, ia juga misterius. Namun, sangat penting baginya untuk punya mental yang nyaman, kuat, dan bahagia. Ia harus merasa berada di tempat yang tepat. Dengan begitu, ia bisa meraih hasil yang ia inginkan. Mungkin ada rider lain ada yang tak terlalu naik-turun dan lebih ulet," ujar Jarvis.
Tak hanya pisah pada 2022, Vinales juga sempat dijatuhi skors oleh Yamaha. Partisipasinya di Seri Austria ditarik usai telemetrinya menunjukkan bahwa ia sengaja menggeber YZR-M1 secara berlebihan pada empat lap terakhir Seri Styria, hingga berpotensi merusak mesin, serta membahayakan dirinya sendiri dan rider lain.
Tak sampai di situ, Yamaha juga memutus kontrak Vinales secara efektif terhitung pada Jumat (20/8/2021), hingga rider 26 tahun itu takkan membela mereka lagi pada sisa musim. Di lain sisi, pabrikan Garpu Tala juga membebaskan Vinales untuk membela tim lain di sisa musim, yang berarti ia bisa membela Aprilia lebih awal.
"Ketika kami merasa Maverick tak lagi bahagia bersama kami, kami mencari solusi, seperti yang selalu kami lakukan. Prinsip kami adalah tak memaksakan pembalap untuk bertahan. Jika sang atlet tak bahagia, lebih baik mereka meninggalkan kami. Ini lebih baik untuk tim, untuk pembalap, dan semua orang yang terlibat," tutup Jarvis.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Jadwal Pekan Balap MotoGP, Moto2, dan Moto3 Inggris 2021
Marc Marquez Soal Cedera Lengan: Idealnya, Saya Absen 2 Tahun
Klasemen Sementara WorldSBK 2021 Usai Seri Navarra
Hasil Race 2 WorldSBK Navarra: Balapan Sempat Ditunda, Toprak Razgatlioglu Menang
Nasib Maverick Vinales di Sisa 2021: Jadi Pembalap Reguler atau Wildcard Aprilia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
LATEST UPDATE
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

