Morbidelli Tekad Rebut Gelar Rider Independen Terbaik
Anindhya Danartikanya | 8 Mei 2019 14:00
Bola.net - - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, jelas kecewa gagal meraih podium perdananya di MotoGP Jerez, Spanyol, akhir pekan lalu. Meski begitu, ia mengaku tak terlalu ambil pusing dan akan langsung fokus menghadapi MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans yang bakal digelar pada 17-19 Mei mendatang.
Morbidelli yang start kedua, mampu mempertahankan posisi sejak lap pertama. Sayangnya, ia tersalip oleh sang tandem, Fabio Quartararo pada Lap 11, dan juga Alex Rins pada Lap 14. Ban keras yang ia pilih terus mengalami penurunan performa, hingga akhirnya hanya mampu finis ketujuh.
Hasil ini membuat Morbidelli duduk di peringkat 10 pada klasemen pebalap dengan koleksi 25 poin. Menurutnya, posisi ini tak ideal, karena ia tertinggal empat poin dari rider independen terbaik saat ini, Jack Miller (Pramac Racing) yang ada di peringkat ketujuh.
"Saya ada di tempat yang sesuai dengan ekspektasi. Saya ingin memperebutkan gelar rider independen terbaik, itulah yang saya inginkan. Tapi saat ini poin saya masih agak tertinggal. Saya harus selalu mengejutkan diri sendiri dan saya ingin mengejutkan diri saya sendiri, dan saya akan melakukannya," ujarnya via GPOne.
Optimistis Bisa Kompetitif
Keesokan harinya, Morbidelli dan para rider lain menjalani uji coba pascabalap di trek yang sama. Juara dunia Moto2 2017 ini pun mencatatkan waktu tercepat ketiga, di belakang Quartararo dan rider LCR Honda Castrol, Morbidelli. Dengan ritme yang baik dalam uji coba ini, Morbidelli yakin bisa lebih kompetitif.
"Usai pekan balap kali ini, saya lihat podium sangat dekat. Uji coba macam ini biasanya digunakan untuk mencari beberapa hal baru pada motor, tapi Anda biasanya juga akan berpikir, 'dengan kecepatan seperti ini mungkin aku bisa memenangi balapan (kemarin)!'" ungkap anggota VR46 Riders Academy ini.
Tunggu Konfirmasi di Le Mans
Rider Italia berusia 24 tahun ini pun mengaku dirinya kerap mendapatkan masalah grip selama empat seri perdana. Ia dan timnya sempat mengatasi masalah ini selama pekan balap di Jerez, namun masih menantikan konfirmasi untuk pekan balap di Le Mans dua pekan mendatang.
"Kami sempat mencari kepercayaan diri dengan ban depan. Saya ingin lebih banyak grip. Kami bisa mengatasi masalah ini, tapi pada siang hari saya justru kehilangan grip ban belakang. Secara umum, kami mengalami kemajuan sepanjang pekan balap. Tapi kami harus memahaminya lebih dalam lagi demi kompetitif di Le Mans," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








