MotoGP Argentina Masih Jadi Masa Belajar Bagi Mir
Anindhya Danartikanya | 28 Maret 2019 12:55
Bola.net - - Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir mengaku memiliki suasana hati yang baik dalam menghadapi MotoGP Argentina akhir pekan nanti, usai tampil menggebrak dan sangat kompetitif di Sirkuit Losail, Qatar tiga pekan lalu. Lewat rilis resmi tim menjelang keberangkatannya ke Sirkuit Termas de Rio Hondo, Rabu (27/3).
Start dari posisi 11, Mir yang masih berstatus debutan, justru mampu memperebutkan posisi terdepan dengan para seniornya. Hanya dalam dua lap, rider 21 tahun ini segera memperebutkan posisi keempat dan bersaing sengit dengan Cal Crutchlow, Danilo Petrucci, dan bahkan sempat bertarung dengan Valentino Rossi.
"Seri pembuka di Qatar sangat positif bagi kami. Saya tak mengira bakal sangat kompetitif pada balapan pertama saya, dan sangat menyenangkan bisa bertarung dengan grup terdepan dan para rider yang lebih berpengalaman. Ini bagus tak hanya untuk balapan, tapi juga merupakan kesempatan saya untuk belajar," ungkapnya.
Perbaiki Manajemen Ban
Sayang, ban belakang lunak Mir aus lebih cepat. Akibatnya, ia harus memperlambat ritme balap. Ia pun menyatakan bahwa area inilah yang masih harus ia pelajari dan perbaiki demi meraih performa yang lebih baik dalam balapan-balapan selanjutnya.
"Manajemen balap adalah salah satu aspek yang harus saya perbaiki. Tapi kini saatnya memikirkan Argentina, yang bakal jadi tanda tanya bagi saya. Kami tak menjalani uji coba di sini, dan saya yakin lap-lap pertama nanti jadi kesempatan memahami cara berkendara yang baik," ujarnya.
Punya Kenangan Manis
Mir juga memiliki tambahan semangat mengingat ia pernah meraih sukses di Termas de Rio Hondo, yakni meraih kemenangan di kelas Moto3 pada 2017, sebelum mengunci gelar dunia di Phillip Island, Australia.
"Sirkuit ini sangat menyenangkan, mungkin bakal cocok untuk GSX-RR, tapi juga punya kondisi yang kerap mengecoh. Pada 2017, saya meraih kemenangan perdana saya di Moto3, jadi saya punya kenangan manis di Termas de Rio Hondo. Semoga kenangan itu bisa digantikan dengan kenangan yang lebih baik lagi di kelas tertinggi," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Burnley vs Man City: Martin Dubravka
Liga Inggris 23 April 2026, 07:27
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37


















