MotoGP Bikin Quartararo Tahu Rasanya Jadi Pebalap 'Sungguhan'
Anindhya Danartikanya | 17 Desember 2019 08:45
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, menyatakan bahwa MotoGP 2019 telah membuatnya paham rasanya menjadi pebalap motor 'sungguhan', mengingat ia mengalami masa-masa kelam di Moto3 dan Moto2. Hal ini ia sampaikan kepada Marca.
Usai berkuasa di CEV Moto3 pada 2013 dan 2014, El Diablo disebut-sebut sebagai 'The Next Marc Marquez', apalagi keduanya sama-sama di bawah manajemen Emilio Alzamora. Ekspektasi orang terhadap Quartararo pun melambung tinggi saat ia menjalani debut di Moto3 2015.
Nyatanya, bersama Estrella Galicia 0,0, ia malah hanya dua kali finis kedua dan duduk di peringkat 10 pada klasemen akhir usai dirundung cedera berkepanjangan. Pada 2016, ia pun berpisah dengan manajemen Alzamora dan pindah ke Leopard Racing. Ia malah paceklik podium.
Tak Pernah Ragukan Kemampuan
"Saya tak pernah ragu pada kemampuan saya. Saat membela Leopard Racing di Moto3, saya banyak mengeluhkan performa motor, tapi setiap kali dapat motor bagus, saya meraih hasil baik. Hal yang sama terjadi saat saya membela Pons Racing," tuturnya.
Pada awal 2017, meski masih berusia 17 tahun, tubuh Quartararo cukup tinggi besar, hingga harus naik ke Moto2 lebih cepat. Ia membela Pons Racing, tapi tetap tanpa podium. Pada 2018, ia pindah ke Speed Up Racing, makin kompetitif dan menggebrak dengan kemenangan di Catalunya, hasil yang membuatnya dilirik Yamaha.
"Saat saya membela Speed Up, segalanya jauh lebih baik. Tapi tak pernah ada momen di mana saya tak mau naik motor lagi. Saya memang mengalami banyak momen yang sangat sulit, tapi saya tak pernah berkata bahwa semua perjuangan ini sia-sia," ujarnya.
Jauh Lebih Fokus Perbaiki Diri
Saat menerima tawaran Petronas Yamaha SRT untuk naik ke MotoGP, Quartararo bahkan belum genap berusia 20 tahun. Langkah ini dianggap berisiko, namun kedua belah pihak membuktikan bahwa langkah ini justru terbayar sepadan.
Rider asal Prancis ini malah meraih tujuh podium, enam pole, gelar debutan dan rider independen terbaik, dan duduk di peringkat kelima pada klasemen akhir. Performa yang kompetitif pun membuat Quartararo merasa ia telah menjadi pebalap motor seutuhnya.
"Tahun ini saya merasa seperti pebalap motor sesungguhnya. Pada 2018, usai balapan berakhir, ya sudah, waktunya memikirkan hal lain. Tapi pada 2019, saya harus fokus memperbaiki diri, bahkan saat masa rehat. Saya rasa inilah alasan kami bisa tampil sangat baik dan kuat dalam banyak balapan," pungkasnya.
Baca Juga:
Jelang MotoGP 2020, Valentino Rossi: Bertahan atau Pensiun?
Quartararo Bicara Soal Peluang Gantikan Rossi dan Pindah ke Ducati
Tanggapi Marquez, Quartararo: Belum Tepat Sebut Saya Rival Terberat
Quartararo: Marquez Itu Kombinasi Dewa, Malaikat, dan Iblis
KTM Ogah Ikut-ikutan 'Bursa Transfer' untuk MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




