MotoGP Sempat Bawa 4 Pembalap Inspeksi Sirkuit Yas Marina, Akankah Balapan di Abu Dhabi?
Anindhya Danartikanya | 13 Januari 2026 12:30
Bola.net - Mantan Safety Officer FIM, Franco Uncini, menyatakan Dorna Sports ternyata pernah melakukan inspeksi di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi. Mereka bahkan membawa empat pembalap MotoGP yang aktif di Safety Commission.
Baru-baru ini, CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, membuka kans bagi MotoGP balapan di sirkuit tuan rumah F1, baik sirkuit jalanan maupun sirkuit permanen. Syaratnya, trek-trek ini harus memiliki area run-off yang luas demi mendukung standar keselamatan MotoGP.
Namun, gagasan itu banjir kritik karena regulasi FIM untuk sirkuit MotoGP dan regulasi FIA untuk sirkuit F1 sangat berbeda. Saat ini, baru ada lima sirkuit yang sanggup memenuhi syarat FIM dan FIA sekaligus demi menjamu MotoGP dan F1 dalam satu musim.
Punya Solusi untuk Bisa Gelar MotoGP di Abu Dhabi

Uncini, yang mundur dari jabatannya pada akhir 2022, sepakat dengan Ezpeleta. Ia menyatakan masih ada kans bagi MotoGP untuk kembali digelar di sirkuit jalanan, atau ke sirkuit permanen yang selama ini hanya dipakai untuk balap mobil. Salah satunya Yas Marina.
"Ada kemungkinan kembali ke sirkuit kota. Tentu saja dengan tindakan pencegahan yang diperlukan. Bertahun-tahun lalu, kami mengunjungi Sirkuit Abu Dhabi. Saat itu, Dorna ingin menggelar Grand Prix di sana," kisahnya kepada GPOne, Kamis (8/1/2026).
"Selama inspeksi, yang dihadiri oleh Carmelo Ezpeleta, saya sendiri, dan empat pembalap dari Safety Commission, kami menemukan solusi yang memungkinkan," lanjut Uncini, yang sayangnya tak menyebutkan nama para pembalap tersebut.
FIA Sempat Larang Abu Dhabi Turuti Permintaan FIM
Uncini menyatakan, bahwa menggelar balapan MotoGP di Yas Marina masih memungkinkan, asalkan pengelola sirkuit dan FIA sepakat memenuhi standar keselamatan MotoGP yang sudah ditentukan oleh regulasi FIM.
"Akan sangat spektakuler melihat MotoGP di tempat seperti itu, tetapi Abu Dhabi membutuhkan area lintasan yang memadai," ungkap pria Italia yang juga merupakan juara dunia GP500 1982 ini.
"Saat itu, FIA tidak setuju memodifikasi area lintasan, bahkan sebagian. Kami tidak meminta semuanya menjadi gravel, melainkan sepertiga aspal dan dua pertiga gravel. Saat itu, itu tidak memungkinkan, tetapi sekarang mengapa tidak?" pungkas Uncini.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Belum Saatnya, Ducati Ogah Buru-Buru Ambil Keputusan Soal Kontrak Marc Marquez dan Pecco Bagnaia
Ducati Pede Bakal Lihat Pecco Bagnaia yang 'Berbeda' di MotoGP 2026, Sudah Belajar dari Keterpurukan 2025
Daftar Crew Chief MotoGP 2026, 4 Pembalap Dapat Pendamping Baru Agar Kompetitif
Profil dan Statistik Prestasi Diogo Moreira, Pembalap Brasil yang Sudah Dinanti MotoGP Selama 19 Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Final Liga Champions: PSG vs Arsenal
Liga Champions 30 Mei 2026, 21:55
-
Klasemen Pembalap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 30 Mei 2026, 21:42
LATEST UPDATE
-
Harga Mahal Strategi Ultradefensif Arteta di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:21
-
Wasit Menghukum Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:02
-
Memuji Sikap Marquinhos
Liga Champions 31 Mei 2026, 05:56
-
Jumlah Trofi Liga Champions: PSG Punya 2, Kylian Mbappe Masih 0!
Liga Champions 31 Mei 2026, 03:39
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04













