Ogah Ikuti Jejak Rossi, Marquez: Kalau Tak Lagi Kompetitif, Saya Pensiun Saja
Anindhya Danartikanya | 30 April 2021 12:02
Bola.net - Tak pelak lagi bahwa Marc Marquez sempat cemas dirinya tak lagi bisa balapan akibat cedera lengan berkepanjangan. Beruntung, cederanya ini mengalami pemulihan yang baik. Namun, semasa absen dari MotoGP, tentu ia sempat memikirkan masa-masa pensiun, dan mengaku akan undur diri jika sudah tak lagi kompetitif.
Pada Februari lalu, Marquez juga telah menginjak usia 28 tahun. Meski masih tergolong muda untuk ukuran atlet, Marquez merupakan pembalap ketujuh tertua dari 22 rider MotoGP yang ada. Menjalani debut kelas tertinggi pada 2013, ia pun kini merasakan adanya pergantian generasi, terutama usai melihat Joan Mir mengunci gelar 2020.
Uniknya lagi, Marquez menghadiri jumpa pers di Jerez, Spanyol, Kamis (29/4/2021), dengan Pedro Acosta, bintang baru Moto3 yang masih berusia 16 tahun namun digadang-gadang akan segera naik ke MotoGP. Lewat The Race, ia pun mengaku sama sekali tak takut, dan justru penasaran ingin melawan para talenta muda.
Absen Setahun, Kaget Rival Alami Kemajuan Pesat

"Tentu MotoGP sedang mengalami pergantian generasi. Ini normal, biasa terjadi di olahraga dan kehidupan. Juga benar banyak talenta muda dari Moto2 berdatangan, dan talenta yang lebih muda lagi akan datang dari Moto3, kemudian ke Moto2, dan lalu ke MotoGP. Tapi saya masih merasa muda, berusia 28 tahun, jadi ini bagus." ujarnya.
Melihat cedera patah tulang humerus kanannya semakin membaik, Marquez pun kembali mendapatkan lecutan semangat untuk kembali tampil kompetitif di MotoGP. Namun, ia mengakui harus belajar dari awal lagi, karena ia cukup kaget para rivalnya yang lebih muda mengalami kemajuan signifikan selama ia tinggal semusim lebih.
"Saya punya motivasi yang baik untuk tetap berkarier dan mempelajari rider-rider lainnya. Memang benar usai setahun tak balapan aksi 'comeback' tidaklah mudah. Anda bisa lihat beberapa rider telah mengubah gaya balap dan motor mereka juga mengalami perubahan besar. Saya pergi setahun, dan saat kembali, ternyata sudah banyak yang berubah. Ini menarik untuk dilihat," ungkapnya.
Akan Coba Berlapang Dada
Namun, jika pada kenyataannya tak bisa kembali garang seperti dulu, Marquez mengaku ingin pensiun saja. Hal ini berkebalikan dengan jalan pikiran Valentino Rossi, yang kini telah menginjak usia 42 tahun namun mengaku bertekad tetap balapan selama masih bersenang-senang dalam mengendarai motor.
Marquez pun menyatakan dirinya akan mencoba berlapang dada menerima kenyataan jika ada generasi baru yang lebih kuat darinya pada suatu saat nanti. "Saat ini generasi baru memang sudah berdatangan, namun saya masih merasa kompetitif," ungkap delapan kali juara dunia ini.
"Tapi tentu suatu hari nanti akan datang waktunya bagi saya untuk menerima bahwa generasi yang lebih baik dari saya telah tiba, sementara saya menurun, dan memikirkan pensiun. Tapi saat saya tak merasa kompetitif dan tak bisa menang lagi, lebih baik saya tinggal di rumah, karena saya di sini untuk bertarung dengan semua rival," tutupnya.
Sumber: The Race
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- Para Rider MotoGP Perangi Perundungan Siber oleh Haters: Kami Ini Manusia Biasa
- Valentino Rossi Ragu Bela Tim Sendiri di MotoGP 2022, Walau Tak Tutup Peluang
- Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE Jerez 2021
- Aprilia Tekad Lakukan 'Segalanya' demi Gaet Andrea Dovizioso
- Malas Wildcard di MotoGP, Cal Crutchlow: Saya Kan Pensiun karena Ogah Balapan Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








