Pecco Bagnaia: Berkat Andrea Dovizioso, Ducati Bisa Ikut Berebut Gelar MotoGP
Anindhya Danartikanya | 19 Agustus 2021 12:37
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, meyakini seluruh penunggang Desmosedici GP21 bisa menjadi kompetitif dan ikut memperebutkan gelar dunia MotoGP 2021 berkat jasa-jasa Andrea Dovizioso sejak 2013. Hal ini ia sampaikan via Speedweek, Rabu (18/8/2021), usai finis kedua di Seri Austria.
Musim ini, Ducati pertama kalinya menyediakan Desmosedici spek pabrikan kepada empat rider sekaligus, usai sebelumnya hanya menyediakan tiga. Bagnaia, Johann Zarco, dan Jack Miller punya kans merebut gelar, sementara Jorge Martin, meski masih debutan, sudah terbukti mampu tampil sangat kompetitif.
Keempat rider ini pun sangat nampak punya keunggulan berbeda-beda, dan Gigi Dall'Igna selaku General Manajer Ducati Corse sangat senang atas keberagaman ini, hingga Ducati kini jadi motor yang ramah pada seluruh gaya balap. Hal ini juga jadi selaras dengan performa para ridernya yang sama-sama kuat di lintasan.
Pekerjaan Andrea Dovizioso Luar Biasa

"Keempat rider yang duduk di atas motor pabrikan punya kekuatan dan kelemahan berbeda. Namun, bersama-sama, kami akan mengembangkan motor ke arah yang tepat. Saya rasa kami sudah mengalami progres musim ini dan saya yakin kami akan makin kuat dengan sasis baru pada 2022," ungkap Bagnaia, yang akrab disapa 'Pecco'.
Dari 11 seri perdana 2021, Ducati pun jadi pabrikan dengan koleksi podium terbanyak lewat sumbangan dari keempat ridernya, yakni dengan 14 podium termasuk tiga kemenangan. Menurut Bagnaia, keperkasaan Ducati ini tak lepas dari kerja keras Andrea Dovizioso, yang setia membela tim pabrikannya pada 2013-2020.
"Menurut saya, Dovi telah melakukan pekerjaan luar biasa sejak 2013. Ketika Dovi datang, Ducati masih sangat kesulitan dengan banyak masalah. Berkat dia, kini kami bisa ikut memperebutkan gelar dunia. Namun, Jorge Lorenzo, Andrea Iannone, dan Danilo Petrucci juga ikut membantu," ungkapnya.
Ingin Lampaui Prestasi Andrea Dovizioso

Ducati sendiri sudah mulai membuktikan kebangkitan dari keterpurukan mereka sejak 2017, saat Dovizioso menjadi runner up tiga kali beruntun di belakang Marc Marquez. Bagnaia pun sangat berharap ia dan para rider Ducati lainnya bisa meraih hasil lebih baik daripada itu, yakni menjadi juara dunia.
Seperti yang diketahui, sejak turun di MotoGP pada 2003, Ducati baru meraih satu gelar, yakni pada 2007 lewat Casey Stoner. Bagnaia pun ingin prestasi ini terulang, namun juga memaklumi segalanya butuh proses. Ia berjanji, seluruh rider Ducati bekerja sangat keras bersama Dall'Igna demi mewujudkannya.
"Kami sedang mengerjakan hal-hal detail. Usai setiap sesi berakhir, kami bertemu dengan Gigi untuk memberikan banyak masukan padanya. Ini membantu para teknisi dan insinyur merakit motor yang baik hingga semua rider bisa sama-sama tampil oke. Kami terus mengalami kemajuan," pungkas juara dunia Moto2 2018 ini.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Galeri: 8 Desain Helm Valentino Rossi Paling Bermakna Menurut Sang Desainer Pribadi
- Maverick Vinales Tak Turun di Silverstone, Darryn Binder Debut MotoGP di Aragon?
- Jadi Ayah, Valentino Rossi Nantikan Kelahiran Putri Pertama
- Masih Gara-Gara Covid-19: Formula 1 GP Jepang Resmi Dibatalkan
- Fabio Quartararo Ingin 5 Kali Juarai MotoGP, Tak Mimpi Samai Popularitas Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





