Pecco Bagnaia: Kalah dari Jorge Martin Juarai MotoGP 2023 Takkan Jadi Kegagalan
Anindhya Danartikanya | 8 November 2023 13:37
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, memang sedang ditempel ketat oleh Jorge Martin dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2023. Uniknya, ia menyatakan bahwa misi menjuarai musim ini tidaklah seberat misi menjuarai musim lalu. Ia pun membeberkan alasannya.
Menjelang Seri Malaysia di Sirkuit Sepang pada 10-12 November 2023, Bagnaia berada di puncak klasemen dengan 389 poin. Ia unggul 13 poin atas Martin dengan tiga seri tersisa. Ia pun mengaku senang bisa ikut meramaikan perebutan gelar dunia selama tiga musim terakhir.
"Memperebutkan gelar dalam tiga tahun beruntun berarti kami bekerja sangat baik. Saya pun merasa takkan jadi kegagalan jika kami kalah. Namun, bakal menyenangkan untuk bisa juara, karena saya tak ingat banyak nama yang meraih gelar dua musim beruntun," ujarnya via MotoGP.com, Senin (6/11/2023).
Beban Tahun Lalu Lebih Besar

Meski begitu, Bagnaia menyatakan bahwa perebutan gelar dunia kontra Fabio Quartararo musim lalu lebih berat. Pasalnya, ia menjadi harapan terbesar Ducati untuk mengakhiri paceklik gelar selama 15 tahun. Sebagai catatan, sebelum Bagnaia juara, Ducati terakhir kali juara pada 2007 bareng Casey Stoner.
"Soal beban, tahun lalu lebih besar, karena Ducati tanpa gelar selama 15 tahun. Musim lalu lebih menegangkan dan ada beban besar di kedua bahu saya. Tahun ini berbeda. Bebannya sama besar, tapi lebih soal motivasi. Menjadi referensi adalah hal harus bikin kami bangga," ucap Bagnaia.
Musim lalu Bagnaia juga harus tampil ngotot karena sempat tertinggal 91 poin dari Quartararo pada pertengahan musim. Kini, tantangannya cukup berbeda, karena ia harus melawan Martin yang sama-sama mengendarai motor Ducati lewat Prima Pramac Racing. Ia pun harus fokus agar tak melakukan kesalahan.
Harus Lebih Jeli

"Tahun lalu, saya harus ngotot. Kala itu kami sempat tertinggal jauh, sehingga penting finis di depan. Tahun ini berbeda, kami bertarung melawan rider lain dengan motor yang sama dengan milik saya. Jorge bekerja luar biasa. Caranya balapan adalah meletakkan banyak hal pada limitnya," tuturnya.
"Anda bisa lihat, ketika Jorge jatuh di Mandalika, ia mampu mengendalikan segalanya. Ia benar-benar ngotot. Namun, kesalahan lebih banyak membuatnya kecelakaan. Banyak hal bisa berubah seperti ini. Jadi, Anda harus lebih jeli dan mempertimbangkan lebih banyak hal ketimbang performa," pungkasnya.
Selain Bagnaia dan Martin, Marco Bezzecchi dari Mooney VR46 Racing Team juga masih punya kans matematis untuk menjadi juara dunia musim ini. Saat ini ia berada di peringkat ketiga pada klasemen pembalap dengan ketertinggalan 79 poin dari Bagnaia.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
Pecco Bagnaia: Status Juara Bertahan Tak Bikin Saya Lebih Unggul dari Jorge Martin
Selangkah Lagi! Ini Syarat Pedro Acosta untuk Kunci Gelar Moto2 2023 di Malaysia
Troy Bayliss Ingin Alvaro Bautista Ikuti Jejaknya di MotoGP Malaysia: Dia Tanpa Beban
4 Pembalap Pengganti dan Wildcard MotoGP yang Sukses Naik Podium: Alvaro Bautista Menyusul?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST UPDATE
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

