Pecco Bagnaia Ogah Juarai MotoGP Hanya Karena Fabio Quartararo Kena Sial
Anindhya Danartikanya | 27 September 2021 16:05
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, masih punya asa untuk merebut gelar dunia MotoGP 2021. Ia pun mengakui bahwa Fabio Quartararo merupakan rival yang sangat tangguh dan sulit dikalahkan. Namun, ia tak mau jadi juara dunia tahun ini jika ia meraihnya hanya karena Quartararo mengalami kesialan.
2021 masih menyisakan empat seri, dan Quartararo ada di puncak klasemen dengan 234 poin, unggul 48 poin dari Bagnaia di peringkat kedua. Margin poin ini memang cukup lebar. Namun, secara matematis, 'Pecco' masih punya kans untuk jadi juara. Dua kemenangan beruntun di Aragon dan San Marino pun jadi pelecut semangatnya.
Seperti yang diketahui, Bagnaia memang garang di kedua balapan tersebut. Ia start dari pole, dan bertarung sengit melawan Marc Marquez dan Quartararo di masing-masing balapan. Bagi rider Italia berusia 24 tahun itu, ini adalah momen indah dalam kariernya, dan ia menyatakan bahwa momen-momen ini adalah impian jadi nyata.
Momen Indah, Bagai Impian

"Ini momen yang sangat indah. Saya sangat senang, karena tahun ini saya sempat mengalami periode yang sulit. Saya memulai musim dengan baik, namun ada kerumitan pada tengah musim, beberapa masalah yang terjadi pada saya namun tidak pada yang lain," ujar Bagnaia kepada GPOne pada Senin (27/9/2021).
"Namun, saat ini kami mengendalikan segalanya dengan baik, meraih dua kemenangan beruntun. Bagi saya, ini adalah impian. Namun, saya baru ada di awal, dan sangat penting untuk terus bekerja seperti ini," lanjut pembalap yang juga merupakan juara dunia Moto2 2018 tersebut.
Mengakui kehebatan Quartararo, Bagnaia pun yakin sekadar finis di depan Quartararo takkan cukup baginya merebut gelar dunia. Salah satu jalan lain baginya untuk jadi juara adalah menanti El Diablo melakukan kesalahan atau tertimpa sial. Namun, Bagnaia tak mau hal itu terjadi karena ia ingin persaingan yang adil.
Anggap Mustahil Jadi Penerus Valentino Rossi

"Saya melawan rival yang sangat kuat. Saya harus finis di depannya. Ini tak mudah, dan tak cukup jika saya berusaha sendirian. Fabio harus melakukan kesalahan juga. Namun, saya harap itu tak terjadi, karena saya ingin menang seperti di Misano, berduel dengannya, karena keberadaan Fabio justru memberi nilai lebih," tuturnya.
Dalam wawancara yang sama, Bagnaia juga ditanya soal potensinya menjadi penerus sang mentor di VR46 Riders Academy, Valentino Rossi, yang akan pensiun akhir musim nanti. "Belakangan saya sering ditanya soal ini, dan saya selalu bilang bahwa menggantikan Vale sangatlah mustahil," ungkapnya.
"Apalagi jika mengingat apa yang sudah ia lakukan. Dalam dunia balap motor, ini adalah hal yang tak bisa diulang. Vale telah membawa banyak penggemar, dan ia selalu hebat dalam menghubungkan rasa cintanya pada motor kepada para penggemarnya. Tapi saya ingin menirunya, demi bikin orang bersemangat," pungkas Bagnaia.
Sumber: GPone
Baca Juga:
Lewis Hamilton Sabet Kemenangan Ke-100, Valentino Rossi Ucapkan Selamat
Jadwal Pekan Balap WorldSBK Portugal 2021 di Portimao
Lando Norris 'Patah Hati' Gagal Menangi Formula 1 GP Rusia
Jadwal Pekan Balap MotoGP, Moto2, dan Moto3 Amerika Serikat 2021 di Austin
Raih 100 Kemenangan, Lewis Hamilton Puji Lando Norris dan McLaren
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




