Pecco Bagnaia Santai Duel Agresif Kontra Marc Marquez: Justru Mulus dan Cerdas!
Anindhya Danartikanya | 29 April 2024 11:19
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, sama sekali tak mempermasalahkan duel agresif kontra Marc Marquez dalam MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (28/4/2024). Keduanya memang sengit memperebutkan kemenangan sampai lap terakhir, di mana Bagnaia menang dan Marquez finis kedua di hadapan publik sendiri.
Pertarungan mereka dimulai pada Lap 14, yakni setelah Jorge Martin terjatuh dan membuat Bagnaia memimpin, serta setelah Marquez berhasil naik ke posisi kedua usai menyalip Marco Bezzecchi. Sejak itu, Marquez terus mencatatkan ritme balap yang baik dan mengejar Bagnaia, sampai mereka menjalani aksi saling salip yang sengit pada Lap 21.
Marquez menyalip Bagnaia di Tikungan 8, tetapi Bagnaia segera membalas di Tikungan 9. Insiden ini pun membuat keduanya sempat bersenggolan, meninggalkan jejak ban di sisi kanan baju balap Marquez. Hal serupa terjadi di tikungan yang sama pada Lap 22, di mana Marquez menyalip, tetapi Bagnaia kembali membalas.
Sudah Antisipasi Duel Agresif dengan Marc Marquez

Dalam program 'After The Flag' di MotoGP.com, Bagnaia mengaku sangat menikmati duelnya dengan Marquez. Tiga kali juara dunia ini menyatakan ia sudah mengantisipasi duel agresif dengan Marquez, sehingga bertekad tampil jauh lebih ngotot menjelang lap-lap terakhir.
"Saya sangat menikmatinya. Sudah jelas, jika bertarung dengan Marc, Anda harus melebarkan sikut, karena pertarungan bakal sangat menegangkan. Jujur saja, itu [Tikungan 9] satu-satunya tempat saya bisa bertahan. Ia sangat kuat di Tikungan 7 dan 8, tapi saya juga kuat ketika masuk Tikungan 9," ujarnya.
"Jadi, saya berkata, 'Oke, aku takkan ngotot di Tikungan 8, tetapi akan mengerem agresif di Tikungan 9 untuk mendapatkan keunggulan'. Saya tahu ia akan melebar. Jadi, saya memanfaatkan taktik ini untuk finis dan menang," lanjut anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini.
Ngaku Sama-Sama Bertindak Cerdas Hadapi Senggolan
Bagnaia juga tak mempermasalahkan senggolan dengan Marquez. Menurutnya, mereka justru melakukan aksi tersebut dengan strategi yang mulus dan sama-sama bertindak cerdas. "Dalam menghadapi pertarungan seperti ini, Anda harus tahu bahwa Anda bisa jadi mengalami kontak," ujarnya.
"Saya rasa duel kami cukup mulus dan cerdas. Saya melaju di jalur dalam, sementara ia ingin mengambil jalur luar. Sekalinya kami mencapai apex, kami bersenggolan. Ia sedikit menegakkan motor, sementara saya memilih tetap miring. Jadi, kami melakukan kontak dengan cerdas," pungkas pembalap berusia 27 tahun ini.
Dengan kemenangan ini, Bagnaia merangsek ke peringkat kedua pada klasemen pembalap dengan koleksi 75 poin. Ia tertinggal 17 poin saja dari Martin (Prima Pramac Racing), yang sayangnya gagal finis dalam balapan ini.
Sumber: MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












