Pecco Bagnaia: Sesuai Dugaan, Bela Ducati Memang Susah
Anindhya Danartikanya | 24 Juni 2020 13:00
Bola.net - Pebalap Pramac Racing, Francesco Bagnaia, mengaku santai saja mendapatkan banyak kritik karena ia tak menjalani debutnya di MotoGP musim lalu sesuai harapan dan gagal menjadi debutan terbaik. Kepada Corsedimoto, 'Pecco' bahkan sudah mengantisipasi situasi tersebut sejak awal.
Sebagai juara dunia Moto2 2018, Bagnaia memang mendapatkan ekspektasi tinggi dari banyak pihak, termasuk Ducati Corse, pada musim debutnya. Nyatanya, ia justru terseok-seok beradaptasi dengan Desmosedici, hanya duduk di peringkat 15 pada akhir musim.
"Sejak awal saya tahu bahwa dengan Ducati saya bakal kesulitan. Motor mereka sangat sulit dan saya harus mengendarainya dengan gaya balap yang bukan gaya balap saya. Saya mulai memahaminya lebih baik pada akhir musim lalu, dan saat itulah kami mulai mendapatkan progres," ujarnya.
Pengalaman Dekat dengan Podium Perdana

Salah satu kemajuan Bagnaia yang paling mencolok adalah saat finis keempat usai sengit memperebutkan podium dengan tandemnya sendiri, Jack Miller, di Australia akhir musim lalu. Meski gagal meraih podium pertamanya, Bagnaia yakin itu titik balik dari segala kesulitannya di Ducati.
"Saat itu saya start ke-15 akibat kesalahan pada sesi latihan, yang memengaruhi kualifikasi. Saya ternyata punya ritme yang sangat baik, kehilangan podium hanya dengan margin waktu yang sangat sempit. Tapi itu hasil yang baik, layak saya dan tim dapatkan setelah banyak balapan yang berat," ungkapnya.
Kini, Bagnaia pun siap menghadapi musim baru yang di mulai di Jerez, Spanyol, 17-19 Juli, di mana ia akan mendapatkan Desmosedici GP20 spek pabrikan.
Tak Mau Pusing Pikirkan Kontrak
"Uji coba kami berjalan baik, ada beberapa kemajuan. Saya pun merasa sangat siap. Memang tak mudah saat kembali latihan, tapi kami tetap bekerja keras dan bersiap untuk balapan pertama," ungkap pebalap Italia berusia 23 tahun ini.
Murid Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini juga menanggapi gosip dirinya bisa terdepak dari Pramac Racing, entah ke tim pabrikan Ducati atau justru ke tim lain. Bagnaia pun mengaku tak mau pusing.
"Manajer saya yang mengatur kontrak, sementara saya sendiri masih harus membuktikan bahwa saya cepat. Tapi saya sudah berada di tim yang baik. Saya sangat paham peluang saya dan saya tahu saya bisa tampil sangat baik," tutupnya.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Gagal Dapat Quartararo-Vinales, Ducati: Sulit Lampaui Tawaran Yamaha
Ducati Gagal Gaet Marc Marquez Akibat Tak Bisa Bayar Gaji 20 Juta Euro
Bahu Pulih 100%, Marc Marquez Akui Diuntungkan Masa Karantina
Aleix Espargaro Ingin Rider Moto2-Moto3 Bela Aprilia di MotoGP
Bradley Smith Resmi Gantikan Andrea Iannone di MotoGP Jerez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 Moto2 Hungaria 2026: Manuel Gonzalez dan David Alonso Memimpin
Otomotif 5 Juni 2026, 15:45
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















