Pecco Bagnaia Soal Setim dengan Marc Marquez: Bisa Jadi Rezeki dan Bencana Sekaligus
Anindhya Danartikanya | 14 Agustus 2024 14:30
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, menyatakan bertandem dengan Marc Marquez di MotoGP 2025 bisa jadi rezeki nomplok dan bencana sekaligus. Ia yakin Marquez akan menyajikan hasil baik untuk skuad mereka, tetapi tak memungkiri adanya kemungkinan bagi mereka untuk cekcok.
Marquez dipilih oleh Ducati sebagai tandem Bagnaia usai Ducati menutup pintu untuk dua rider muda mereka, Jorge Martin dan Enea Bastianini. Banyak pihak meyakini duet Bagnaia-Marquez bakal menimbulkan rivalitas sengit dan pahit seperti Valentino Rossi-Jorge Lorenzo di Yamaha pada masa lampau.
Apalagi, Bagnaia merupakan anak didik Rossi, yang merupakan musuh bebuyutan Marquez pula di MotoGP. Belum lagi, Bagnaia dan Marquez merupakan dua rider dengan gelar dunia terbanyak di grid MotoGP saat ini.
Sebut Ducati Ubah Strategi

Lewat MotoGP.com pada Selasa (13/8/2024), Bagnaia menyadari digaetnya Marquez merupakan perubahan besar di Ducati. Pasalnya, Marquez telah berusia 31 tahun, sehingga hal ini dinilai telah menyingkirkan program junior yang sudah Ducati jalankan sejak lama.
"Saya rasa Ducati telah memutuskan untuk mengubah strateginya. Tadinya mereka percaya pada rider-rider muda dan memberi mereka paluang ke tim pabrikan. Kini mereka mengambil Marc, yakni rider dengan gelar dunia paling banyak," ungkap Bagnaia.
"Jelas Marc bakal super kompetitif, karena ia sudah melaju sangat cepat dan tahun depan ia akan mendapatkan materi yang terbaik, kurang lebih sama seperti sekarang. Namun, berseragam merah jelas memberi Anda motivasi lebih untuk berada di depan," lanjutnya.
Bakal Coba Hindari Konflik
Tiga kali juara dunia ini pun mengindikasikan bahwa ia akan mengantisipasi peluang cekcok dengan Marquez pada masa-masa mendatang. Namun, ia juga yakin bahwa ia dan Marquez merupakan pembalap yang dewasa dan bisa menyelesaikan masalah dengan baik-baik.
"Saya rasa ini bakal bisa jadi sangat baik atau bencana. Jadi, kami harus melihat tahun depan, ketika kami memulai musim. Bisa jadi bencana jika kami mulai berteriak satu sama lain atau 'berdiskusi. Namun, kami dua rider yang sangat cerdas dan ia akan beradaptasi dengan sempurna," tutup Bagnaia.
Dipilihnya Marquez sebagai tandem Bagnaia di Ducati Lenovo Team membuat Ducati harus kehilangan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang pindah ke Aprilia Racing, Enea Bastianini yang pindah ke Red Bull KTM Tech 3, dan Prima Pramac Racing yang pindah ke Yamaha.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Daftar Pembalap WorldSBK 2025: Danilo Petrucci Resmi Tetap Bela Barni-Ducati
Ducati Beber Pemicu 'Putus' dengan Jorge Martin, Gara-Gara Ogah Bertahan di Pramac
Nihil Podium di Portimao, Aldi Satya Mahendra Masih Bisa Sabet Gelar Dunia WorldSSP300 2024
Pabrikan Lain Turunkan 4 Motor Baru, Mengapa Ducati Cuma Punya 3 di MotoGP 2025?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




