Pedro Acosta Korban Terbaru: Mengenal Arm Pump, Cedera yang Sering Menghantui Pembalap MotoGP
Anindhya Danartikanya | 2 Mei 2025 13:30
Bola.net - Pedro Acosta dan Somkiat Chantra menjadi dua pembalap MotoGP terbaru yang terkena cedera arm pump. Keduanya masing-masing menjalani operasi pada Selasa (29/4/2025) dan Rabu (30/4/2025), tetapi diperkirakan bakal bugar menghadapi MotoGP Prancis di Le Mans, 9-11 Mei 2025. Nah, apa sih cedera arm pump itu?
Cedera arm pump merupakan cedera yang paling umum dan paling sering menghantui para pembalap motor dari berbagai disiplin, termasuk MotoGP. Dalam istilah medis, cedera ini kerap disebut sebagai sindrom kompartemen. Uniknya, meski menghadirkan rasa sakit luar biasa, pemulihan pasca operasinya cukup singkat.
Cedera ini biasanya terjadi di lengan kanan bawah, meski tak menutup kemungkinan juga terjadi di lengan bawah kiri. Alih-alih kecelakaan, faktor utama yang berkontribusi memicu cedera ini justru tuntutan pengereman agresif, yang memaksa lengan pembalap bekerja keras. Cedera ini juga lumrah dialami para rider motocross.
Tanda-Tanda Cedera Arm Pump

Seperti yang dilansir dari IntentsGP, ada pun dua jenis arm pump, yakni Chronic Exertional Compartment Syndrome (CECS) dan Acute Compartment Syndrome (ACS). Kondisi ini muncul akibat penggunaan otot lengan secara berulang dan intensif dalam jangka waktu tertentu.
Rasa nyeri yang tajam akan terasa hanya dalam beberapa menit setelah aktivitas dimulai, tetapi umumnya akan mereda sekitar 20 menit setelah aktivitas dihentikan tanpa menimbulkan kerusakan permanen. Cedera ini pun dipicu oleh aktivitas 'fascia', yakni lapisan jaringan yang membungkus otot manusia.
Fascia bersifat kaku dan tidak dapat meregang. Ketika otot bekerja lebih keras, aliran darah meningkat dan ukuran otot bisa membesar hingga 20%. Mengingat fascia tidak elastis, maka otot menjadi tertekan dan aliran darah pun terganggu.
Tekanan ini memicu rasa nyeri yang hebat, sehingga ada kemungkinan munculnya sensasi kebas. Dalam dunia balap motor, kondisi ini sangat berisiko karena menurunkan kontrol pembalap di kecepatan tinggi. Meski begitu, dalam kebanyakan kasus, gangguan ini tidak bersifat permanen.
Cara Mengetahui Terjadinya Arm Pump
Metode yang paling akurat untuk mendiagnosa arm pump adalah Compartment Pressure Testing. Namun, prosedur ini tergolong invasif karena melibatkan penyisipan jarum ke bagian otot. Jarum tersebut disambungkan ke alat pengukur tekanan, lalu otot diberi rangsangan guna mengetahui seberapa besar tekanan di dalam ruang otot tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan yang lebih ramah mulai digunakan. Salah satunya adalah pemindaian MRI, yang mampu mengevaluasi jumlah cairan di dalam otot saat digunakan secara aktif. Metode ini memberikan hasil yang cukup akurat tanpa harus menimbulkan rasa nyeri atau risiko dari prosedur Compartment Pressure Testing.
Selain itu, teknologi terbaru bernama Near Infrared Spectroscopy (NIRS) juga mulai diterapkan. Teknik ini bekerja dengan memantau kadar oksigen dalam darah di jaringan otot, sehingga dapat diketahui apakah aliran darah mengalami penurunan. Bagi pembalap MotoGP yang tidak bisa absen lama, teknik ini menjadi solusi paling ideal.
Cara Mengatasi Arm Pump

Penanganan paling efektif untuk mengatasi arm pump adalah melalui prosedur operasi bernama 'fasciotomi'. Tindakan ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil di fascia yang, bertujuan untuk meredakan tekanan akibat pembesaran otot saat digunakan secara intensif.
Bagi orang biasa, masa pemulihan biasanya butuh enam pekan. Namun, bagi pembalap MotoGP, karena biasanya memakai teknik operasi non-invasif, maka mereka butuh waktu lebih singkat untuk pulih. Umumnya, mereka diizinkan kembali balapan dua pekan pasca operasi, seperti yang dialami oleh Acosta dan Chantra.
Para pembalap MotoGP 2025 yang pernah mengalami cedera ini adalah Johann Zarco, Fabio Quartararo, Alex Rins, Raul Fernandez, Fabio di Giannantonio, Marc Marquez, Miguel Oliveira, dan Jack Miller. Quartararo bahkan mengalaminya tiga kali pada periode 2019-2024.
Meski tidak menyebabkan kecacatan permanen, cedera arm pump jelas tidak bisa diabaikan oleh pembalap MotoGP. Namun, berkat keahlian para dokter terbaik, mereka bisa kembali ke lintasan dalam waktu singkat dan bisa segera kembali memburu target hasil terbaik pula.
Baca Juga:
Makin Pede di WorldSSP 2025, Aldi Satya Mahendra Tertantang Hadapi Balapan Perdananya di Sirkuit Cremona
7 Kejuaraan Balap Otomotif Paling Populer di Dunia, Formula 1 dan MotoGP di Peringkat Berapa?
Mengintip 'Pantai Palsu' di Sirkuit Miami Tuan Rumah Formula 1, Usaha Tiru Ikon Sirkuit Monako
Disebut Balapan di MotoGP Hanya Berkat Status Adik Marc Marquez, Alex Marquez: Saya Jawab di Lintasan!
Formula E Resmi Jual Tiket Jakarta E-Prix 2025 Mulai 28 April 2025, Fans Bisa Buru Harga Presale!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

