Pedro Acosta Tak Tertarik Gaji Selangit, Masih Yakin KTM Bisa Bangkit di MotoGP 2025
Anindhya Danartikanya | 7 April 2025 16:40
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, tak memungkiri bahwa awal musim MotoGP 2025 tak berjalan sesuai harapan. Namun, ia menyatakan ini tak berarti ia serta merta tertarik hengkang ke tim lain pada 2026. Ia bahkan yakin KTM bisa bangkit dan membuat motor RC16 lebih kompetitif.
Awal musim ini, masa depan Acosta memang terus dipertanyakan. Ia jadi sorotan publik sejak KTM mengalami krisis finansial. Kasus ini diduga mempengaruhi pengembangan RC16. Situasi ini pun memicu spekulasi mengenai masa depan Acosta, yang sejak belia sudah membela KTM di berbagai kejuaraan.
Honda HRC Castrol dan Pertamina Enduro VR46 dikabarkan saling lirik dengan Acosta meski kontraknya dengan KTM baru akan habis pada akhir 2026. Belakangan, Prima Pramac Racing juga diisukan tertarik pada 'El Tiburon', apalagi setelah Acosta kedapatan memberi 'kode' kepada sang Team Principal, Paolo Campinoti, untuk bicara dengan manajer pribadinya, Albert Valera.
Sudah Bela KTM Sejak Belia

Meski begitu, lewat Speedweek pada Kamis (3/4/2025), Acosta menyatakan bahwa ia masih percaya kepada KTM dan merasa berat meninggalkan mereka. "Saya ingin menang, itu sudah jelas. Hubungan antara saya dan KTM lebih bersifat personal dibandingkan yang disadari banyak orang," ungkapnya.
"Saya sudah membela warna ini sejak usia 14 tahun, dan usim panas ini saya akan berusia 21. Saya sudah jadi bagian dari keluarga ini selama tujuh tahun. Takkan mudah mengucapkan selamat tinggal kepada mereka. Motor ini akan mencapai level yang dibutuhkan, saya yakin soal itu," lanjutnya.
Acosta juga menyatakan bahwa ia tidak akan tergiur jika tim-tim lain mengiming-iminginya gaji selangit untuk meninggalkan KTM. Menurutnya, meski RC16 tak cukup kompetitif, ia tak merasa terbebani. Selain itu, hubungannya dengan para petinggi dan KTM juga sejauh ini masih baik-baik saja.
Tak Dapat Tekanan dari KTM
"Saya satu-satunya orang di paddock ini yang tak memikirkan uang. Saya juga tak terlalu merasakan tekanan, tak ada yang pernah memberikan tekanan kepada saya sejak hari pertama di pabrikan ini. Saat saya berada di Moto2, semua orang mengharapkan saya merebut gelar dunia pada tahun pertama," kisah Acosta.
"Tahun lalu, saya jadi rider dengan jumlah kecelakaan terbanyak, dan tak satu pun orang mempermasalahkannya. Kami memulai musim dengan baik, lalu segalanya jadi lebih sulit, dan tetap tak ada yang menekan saya. Kami tahu perjalanan masih panjang sebelum bisa bersaing memperebutkan gelar dunia," pungkas rider Spanyol ini.
Menjelang MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail, Doha, pada 11-13 April 2025, Acosta sedang berada di peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan koleksi 16 poin, sama seperti koleksi poin rider Red Bull KTM Tech 3, Enea Bastianini, di peringkat 12.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Honda HRC Castrol Bisa Rombak Line up di MotoGP 2026, Punya 4 Kandidat Pembalap
Pecco Bagnaia Bisa Samai Rekor Kemenangan Eddie Lawson dan Dani Pedrosa di MotoGP Qatar 2025
Sedikit Lagi! Marc Marquez Bisa Tembus 100 Pole Position di MotoGP 2025
Jadwal Siaran Langsung WorldSBK Belanda 2025 di Vidio, 11-13 April 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

