Pedrosa: Le Mans Sirkuit Yang Sulit
Editor Bolanet | 15 Mei 2012 21:15
- Akhir pekan ini, Dani Pedrosa kembali menjalani seri keempat gelaran balap MotoGP di Sirkuit Le Mans, Perancis di mana ia mengalami kecelakaan hebat di musim lalu.
Tahun lalu pebalap Repsol Honda itu bersenggolan dengan mendiang Marco Simoncelli untuk memperebutkan tempat kedua, yang menyebabkan Pedrosa mengalami patah tulang bahu dan terpaksa absen di tiga balapan berikutnya.
Namun kali ini Pedrosa datang dengan kondisi fisik yang fit dan berada di posisi ketiga klasemen sementara pebalap, hanya 14 poin dari pemuncak klasemen sekaligus rekan setimnya, Casey Stoner.
Berhasil meraih hasil podium di tiga balapan terakhir, kini Pedrosa bertekad meraih kemenangan untuk tetap menempel ketat Stoner dan Jorge Lorenzo.
Le Mans merupakan sirkuit yang sulit, mirip dengan Estoril, lintasan berkarakter stop and go, yakni di mana kami harus mempersiapkan stabilitas motor, serta traksi dan akselerasi yang baik, ujar Pedrosa.
Saya selalu meraih hasil baik di sana ketika saya masih membalap di GP125 dan GP1250, namun tidak begitu adanya di MotoGP, jadi saya masih memiliki target yang harus saya raih, lanjutnya.
Kami telah melalui tiga balapan dengan baik, namun saya merasa seperti kehilangan suatu hal, khususnya pada lap pertama. Saya harus menstabilkan segalanya untuk melakukan start dengan baik, tutup pebalap asal Spanyol tersebut. (cn/kny)
Tahun lalu pebalap Repsol Honda itu bersenggolan dengan mendiang Marco Simoncelli untuk memperebutkan tempat kedua, yang menyebabkan Pedrosa mengalami patah tulang bahu dan terpaksa absen di tiga balapan berikutnya.
Namun kali ini Pedrosa datang dengan kondisi fisik yang fit dan berada di posisi ketiga klasemen sementara pebalap, hanya 14 poin dari pemuncak klasemen sekaligus rekan setimnya, Casey Stoner.
Berhasil meraih hasil podium di tiga balapan terakhir, kini Pedrosa bertekad meraih kemenangan untuk tetap menempel ketat Stoner dan Jorge Lorenzo.
Le Mans merupakan sirkuit yang sulit, mirip dengan Estoril, lintasan berkarakter stop and go, yakni di mana kami harus mempersiapkan stabilitas motor, serta traksi dan akselerasi yang baik, ujar Pedrosa.
Saya selalu meraih hasil baik di sana ketika saya masih membalap di GP125 dan GP1250, namun tidak begitu adanya di MotoGP, jadi saya masih memiliki target yang harus saya raih, lanjutnya.
Kami telah melalui tiga balapan dengan baik, namun saya merasa seperti kehilangan suatu hal, khususnya pada lap pertama. Saya harus menstabilkan segalanya untuk melakukan start dengan baik, tutup pebalap asal Spanyol tersebut. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM Pakai Wildcard untuk Dani Pedrosa dan Pol Espargaro, di Sirkuit Mana Saja?
Otomotif 17 April 2024, 17:42
-
KTM Soal Wildcard Dani Pedrosa: Dia Sendiri yang Bakal Ambil Keputusan Final
Otomotif 1 April 2024, 10:53
LATEST UPDATE
-
Ada Iklan di Tengah Laga, Tayangan Piala Dunia 2026 Langsung Tuai Kritik
Piala Dunia 12 Juni 2026, 19:31
-
Tempat Menonton Kanada vs Bosnia dan Herzegovia: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 12 Juni 2026, 19:15
-
Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 18:45
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:00
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:46
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














