Pensiun dari MotoGP, Valentino Rossi Bakal Rindu Jadi 'Atlet Sesungguhnya'
Anindhya Danartikanya | 6 Agustus 2021 09:39
Bola.net - Usai menyatakan keputusannya pensiun dari MotoGP akhir musim ini dalam jumpa pers khusus di Seri Styria pada Kamis (5/8/2021), Valentino Rossi, mengungkapkan hal apa yang akan ia rindukan dari dunia balap motor. Seperti yang dilansir oleh MotoGP.com, ia mengaku bakal merindukan kehidupannya sebagai atlet.
Rossi mendapatkan rasa cinta pada balap motor dari sang ayah, Graziano Rossi, yang juga eks pembalap GP500. Awalnya, ia diarahkan untuk jadi pembalap mobil saja, namun ternyata lebih cinta pada balap motor. Alhasil, The Doctor sudah menggeluti arena pertarungan roda dua kurang lebih selama 30 tahun.
Dalam 26 tahun terakhir, ia bahkan turun di kejuaraan dunia Grand Prix, mengoleksi 9 gelar dunia, 235 podium, 115 kemenangan, dan 65 pole. Punya karier yang sangat panjang dan gemilang, Rossi pun mengakui hidupnya akan berubah mulai 2022, dan ia bakal merindukan kehidupan dan rutinitasnya sebagai olahragawan.
Bakal Rindu Tim dan Sensasi Sebelum Start

Selain bakal kangen menjadi atlet yang sesungguhnya, Rossi juga bakal rindu mengendarai motor MotoGP. Bagaimana tidak? Motor MotoGP adalah motor bersifat prototipe yang tak diproduksi di mana pun dan tak boleh dikendarai di sembarang tempat. Pembalap hanya bisa mengendarainya di trek dan jadwal yang ditentukan secara resmi di bawah regulasi ketat.
"Saya rasa saya akan sangat merindukan kehidupan sebagai seorang atlet, yakni bangun pagi untuk latihan demi meraih hasil baik dan kemenangan. Saya sangat menyukai kehidupan ini. Namun, yang paling saya rindukan adalah mengendarai motor MotoGP, karena mengendarai motor MotoGP rasanya emosional," ungkap The Doctor.
"Saya juga akan rindu bekerja dengan tim saya, bekerja sejak Kamis, coba melihat semua detail agar bisa tampil lebih kuat. Saya akan rindu pula sensasi pada Minggu pagi, dua jam sebelum start, ketika Anda tak nyaman karena Anda takut berkat berbagai perasaan. Saya rasa rasa rindu ini takkan bisa diatasi," lanjut Rossi.
Hasil Buruk 2021 Justru Bikin Ikhlas Pensiun

Dalam sesi yang sama, Rossi juga menyatakan bahwa dirinya memang tak pernah benar-benar rela harus pensiun dari MotoGP, bahkan saat hanya meraih satu podium tahun lalu. Namun, hasil buruk yang ia raih pada paruh pertama musim ini justru membuatnya lebih legawa dan ikhlas dalam mengambil keputusan gantung helm.
"Jujur saja, dua tahun lalu, dan juga tahun lalu, saya belum siap untuk pensiun dari MotoGP, karena saya masih ingin mencoba. Tapi sekarang saya sudah tenang," ungkap Rossi, yang tadinya sempat serius mempertimbangkan tetap balapan pada 2022 dengan tim balapnya sendiri, VR46 Team, bertandem dengan sang adik, Luca Marini.
"Saya memang tak senang dengan hasil saya tahun ini, namun jika saya tetap balapan tahun depan, saya tetap takkan bahagia, karena saya ingin tetap balapan sampai 20 tahun lagi! Jadi, ini langkah yang tepat. Kami masih punya separuh musim lagi dan kami akan coba tampil lebih kuat, serta mengerahkan yang terbaik," pungkas Rossi.
Sumber: MotoGP
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, dan Moto3 Styria 2021
Galeri Foto: Momen-Momen Terbaik Valentino Rossi Selama Berkarier di MotoGP
Perjuangan 26 Tahun: MotoGP Rilis Video Tribut untuk Valentino Rossi
Ini Dia Rekor Valentino Rossi yang Sulit Dipatahkan di MotoGP
Punya 9 Gelar, Inilah 3 yang Jadi Favorit Valentino Rossi di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



