Pernat: Kini Yamaha Bukan Lagi 'Budak' Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 30 Januari 2020 15:50
Bola.net - Pengamat MotoGP kawakan asal Italia, Carlo Pernat, angkat bicara soal keputusan Yamaha dan Valentino Rossi untuk tak lagi bekerja sama di tim pabrikan mulai 2021 mendatang. Lewat GPOne, Pernat mengaku yakin keputusan ini telah mengubah hubungan harmonis kedua belah pihak.
Pada Rabu (29/1/2020), Yamaha mengumumkan Fabio Quartararo sebagai pengganti Rossi di Monster Energy Yamaha pada 2021. Yamaha dan Rossi juga mengaku sepakat menunda keputusan final masa depan mereka, dan tak menutup kemungkinan Rossi akan turun di tim satelit.
Pernat menyebut keputusan ini cukup mengejutkan. Ia yakin tak seorang pun, termasuk Rossi, menduga Yamaha bakal mendepak The Doctor dari tim pabrikan. Meski begitu, Pernat angkat topi atas 'keberanian' Yamaha menandemkan Quartararo dan Maverick Vinales.
Yamaha Memang Harus Siapkan Masa Depan
"Menurut saya, Vale tak menduganya. Tapi kuasanya sudah tak besar lagi di Yamaha, dan ini wajar jika Anda berusia 41 tahun. Saya rasa, hubungan mereka berubah. Yamaha sudah ambil keputusan sendiri, dan inilah yang penting: Yamaha bukan lagi budak siapa-siapa," tuturnya.
Menurut Pernat, Yamaha telah bersikap dengan semestinya, mengambil keputusan sendiri soal proyek MotoGP mereka, tak bergantung pada satu rider tertentu. Ini juga sebagai langkah agar Vinales dan Quartararo tak jatuh ke tangan pabrikan lainnya.
"Yamaha ambil keputusan bagus, mereka bertindak seperti Honda di masa lalu: pabrikan lah yang ambil keputusan, bukan pebalap. Mereka harus antisipasi masa depan, dan mereka bekerja dengan baik. Jika mereka menunggu terlalu lama, bisa-bisa Maverick dan Fabio kabur," ujarnya.
Valentino Rossi Sudah 'Lelah'
Pernat juga yakin Rossi merasa muak atas keputusan Yamaha kali ini, meski telah meminta waktu untuk mengevaluasi performanya selama 7-8 seri pertama musim ini sebelum menentukan keputusan pensiun atau melanjutkan karier di MotoGP.
"Vale belum memutuskan masa depan, tapi ia sudah lelah dengan situasi ini. Tak ada yang menduga Yamaha meletakkan Vale dalam kondisi ini. Tapi mereka memang berani, menggaet Maverick dan Fabio sekaligus, dan mencetak 'rekor dunia' paling dini mengumumkan line up-nya sebelum uji coba Malaysia," pungkasnya.
Rossi, Vinales, dan Quartararo akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 7-9 Februari mendatang. Bersama Franco Morbidelli, ketiganya akan mendapatkan YZR-M1 2020 spek pabrikan dengan dukungan setara.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:37
-
Hasil Race 2 WorldSPB Aragon 2026: Xavi Artigas Kalahkan Carter Thompson
Otomotif 31 Mei 2026, 18:33
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
LATEST UPDATE
-
Nomor Punggung Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:44
-
Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:23
-
10 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Siapa Gajinya Paling Besar?
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:14
-
Ibrahima Konate Gabung Real Madrid Tinggal Menunggu Pengumuman Resmi
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 12:14
-
Andoni Iraola Hari Ini Teken Kontrak Sebagai Pelatih Baru Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:02
-
Lini Tengah Impian Chelsea dengan Paket Transfer Rp4 Triliun
Liga Inggris 4 Juni 2026, 11:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












