Pesan untuk Dovizioso: Bagnaia Buktikan Ducati Tak Punya Masalah Menikung
Anindhya Danartikanya | 3 September 2020 13:27
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menjawab kritikan Andrea Dovizioso, yang selama ini menyebut Desmosedici tak pernah lepas dari masalah menikung yang buruk, yakni kendala yang ia yakini tak dijadikan prioritas para insinyur Ducati sejak ia bergabung di MotoGP 2013.
Di sela MotoGP Austria, Sabtu (15/8/2020) lalu, Dovizioso mengumumkan bahwa dirinya tak mau lagi membela Ducati pada 2021. Gosipnya, hal ini dipicu oleh cekcok antara ia dan para petinggi Ducati, terutama General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, sejak pertengahan musim lalu.
Desmosedici selama ini dikenal sebagai salah satu motor paling bertenaga di MotoGP, tapi kelebihan ini membuat mereka tak terlalu lincah di tikungan. Dovizioso, yang merupakan tiga kali runner up MotoGP, telah meminta Dall'Igna mengatasi masalah tersebut sejak lama, namun merasa tak pernah didengarkan.
Pecco Bagnaia Lebih Efektif Kendarai Ducati

Uniknya, masalah yang dialami Dovizioso justru sama sekali tak dialami Francesco Bagnaia (Pramac Racing) sebelum ia cedera kaki akibat kecelakaan di Ceko. Dalam balapan MotoGP Andalusia, Bagnaia yang gaya balapnya mengandalkan corner speed seperti Jorge Lorenzo, justru tampil garang.
Bagnaia melaju sangat cepat dan lama bertahan di posisi kedua. Ritme balapnya pun sangat konsisten. Satu-satunya hal yang menggagalkan Bagnaia naik podium adalah kerusakan mesin Desmosedici GP20 yang tiba-tiba terjadi di Lap 20. Ciabatti pun meminta Dovizioso merenungkan performa gemilang Bagnaia tersebut.
"Pecco layak finis kedua di Jerez, karena lebih cepat dari siapa pun, kecuali Fabio Quartararo. Ia sangat kuat, dan itu bukan karena rival melakukan kesalahan. Ia mengendarai Ducati dengan cara seperti Marc Marquez mengendarai Honda. Ini membuatnya lebih efektif saat mengendarai motor kami," ujarnya via Speedweek, Sabtu (29/8/2020).
Bukti Nyata untuk Andrea Dovizioso
Ciabatti pun menyatakan performa apik Bagnaia itu, meski dihambat kerusakan mesin, merupakan bukti nyata untuk Dovizioso bahwa Desmosedici tak punya masalah serius di tikungan, dan hanya membutuhkan gaya balap yang tepat untuk membuatnya lebih lincah di area tersebut.
"Gaya balap Pecco telah memberi pesan khusus kepada rider Ducati lain, terutama Dovi. Dovi kini jadi bisa melihat bahwa gaya balap tertentu ternyata bisa membuat motor kami membelok dengan baik, bahkan di trek yang biasanya tak bersahabat dengan Ducati," ungkap Ciabatti.
Pria Italia ini bahkan mengaku lega empat rider Ducati kini sama-sama mengendarai Desmosedici GP20, hingga Dovizioso bisa benar-benar melihat data Bagnaia. "Sungguh menyenangkan melihat keempat rider kami pakai GP20, karena jadi lebih mudah membandingkan gaya balap dan hasil," pungkasnya.
Sumber: Speedweek
Video: Andrea Dovizioso Menangi MotoGP Austria yang Tak Terlupakan
Baca Juga:
'Sukses Juara di Mana-Mana, Kini Saatnya KTM Kuasai MotoGP'
Bos Red Bull Janji Ubah Red Bull Ring Demi Keselamatan MotoGP, Formula 1 Menyesuaikan
Joan Mir Tebar Ancaman: Suzuki Kandidat Juara MotoGP 2020!
Marc Marquez Tekad Kembali Balapan di MotoGP Catalunya?
Marc Marquez Absen, Pol Espargaro Kecewa Tak Bisa Bandingkan Diri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Tak Gentar Manchester United Terancam Masuk Zona Degradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 15:15
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


