Petronas Ingin Tetap Kerja Bareng Yamaha, Ogah Pindah ke Suzuki
Anindhya Danartikanya | 3 Desember 2020 17:00
Bola.net - Manajer Tim Petronas Yamaha SRT, Wilco Zeelenberg, menyatakan timnya berniat memperpanjang kontrak partisipasi mereka di MotoGP dengan Dorna Sports sampai 2026, seperti mayoritas tim lain. Ia juga menyebut pihaknya ingin tetap bekerja sama dengan Yamaha pada 2022.
SRT pertama kali turun di MotoGP 2019, mengambil alih slot Aspar Team, dan menjadi pengganti Tech 3 Racing sebagai tim satelit Yamaha. Kontrak partisipasi mereka dengan Dorna Sports pun akan habis pada akhir 2021, dan mereka berniat memperpanjang kontrak ini sampai 2026.
Selain itu, Zeelenberg menyatakan SRT menginginkan situasi stabil di tim mereka pada 2022 mendatang, yang berarti mereka ingin tetap bekerja sama dengan Yamaha. Ia pun tak peduli rumor bahwa tim balap Valentino Rossi, Team VR46, berpotensi mengambil alih tempatnya.
Suara Final Ada di Tangan Petronas

"Saya 99% yakin kami akan tetap bekerja sama pada 2022. Petronas ingin melanjutkan kerja sama dengan Yamaha, dan ingin menandatangani kontrak lima tahun dengan Dorna sampai 2026. Hasil kerja sama kami pun baik," ungkap Zeelenberg via Speedweek, Rabu (2/12/2020).
Namun, pria asal Belanda yang juga eks pembalap GP125 ini juga menyatakan bahwa keputusan final berada di tangan Petronas sebagai sponsor utama SRT. Zeelenberg pun mengaku, yang jelas, kini timnya sudah mulai mengerjakan hal-hal terkait 2022.
"Meski begitu, kami ini bukan tim pabrikan, dan kami sudah punya satu kejelasan: jika Petronas berkata 'tidak' pada Yamaha, maka kerja sama akan berakhir. Tapi kami tengah mengerjakan masa depan, dan sisanya akan terlihat nanti," ungkapnya.
Baru 3 Tahun Kerja Bareng, Masa Putus?
Jika Team VR46 benar-benar jadi tim satelit Yamaha pada 2022 nanti dan Yamaha getol meneruskan tradisi hanya menurunkan empat rider, maka SRT bisa jadi beralih ke pabrikan lain. Suzuki bisa jadi opsi kuat, karena mereka kompetitif dan tengah mencari tim satelit untuk 2022.
Namun, Zeelenberg sangat meragukan kemungkinan Petronas dan Yamaha berpisah begitu saja usai kerja sama selama tiga tahun saja. Apalagi jika melihat hasil sepanjang 2020, di mana Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli masing-masing meraih tiga kemenangan.
"Tahun ini, kami meraih enam kemenangan, dan saya ragu kami membentuk jalinan kerja sama dengan pabrikan lain. Tapi ini MotoGP, dan kami harus realistis pada semua opsi. Jika ada satu yang menarik, kami sebagai tim satelit harus mempertimbangkannya," tutup Zeelenberg.
Sumber: Speedweek
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
- Petronas: Bodoh Jika Kami Menolak Naungi Valentino Rossi
- 8 Pasangan Ayah-Anak yang Pernah Menangi Balapan Grand Prix
- Suzuki Disponsori Monster, Tanda Tim Balap Valentino Rossi Mendekat?
- Jelang Gulf 12 Hours, Valentino Rossi-Luca Marini Uji Coba di Misano
- Alex Marquez: LCR Honda Tim Tepat untuk Bantu Pelajari MotoGP Lebih Jauh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







