Petronas SRT Maklum VR46 Juga Ingin Jadi Tim Satelit Yamaha di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 2 Maret 2021 19:10
Bola.net - Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengaku dapat memaklumi bahwa tim balap Valentino Rossi, Sky Racing VR46, juga ingin menjadi tim satelit Yamaha di MotoGP 2022. Meski begitu, Razali merasa senang karena pihaknya telah mendapatkan proposal dari Yamaha untuk memperpanjang kerja sama.
Petronas SRT diketahui menjadi tim satelit Yamaha sejak 2019, dan sejak itu mereka tampil menggebrak, meraih 15 podium dan enam kemenangan dalam kurun dua musim. Namun, hubungan baik ini digosipkan goyah, usai tim balap Valentino Rossi, Sky Racing VR46, berniat meninggalkan Ducati Corse demi Yamaha pada 2022.
Niatan ini bahkan sudah dinyatakan secara publik oleh Project Leader VR46, Alessio 'Uccio' Salucci, lewat wawancaranya dengan Sky Sport pada awal Februari lalu, hanya beberapa hari sebelum Esponsorama Racing meluncurkan skuadnya untuk MotoGP 2021 bersama Luca Marini dan Sky Racing VR46.
Yamaha Buka Pintu untuk VR46, Tapi...

"VR46 Riders Academy berkembang lebih pesat dari harapan, jadi sudah waktunya membentuk tim di MotoGP. Perjalanan masih sangat panjang, namun kami telah menjalani bulan-bulan krusial. Kami belum tahu motor mana yang akan kami pakai, walau sudah jelas hati kami berada pada Yamaha," ujar Salucci kala itu.
Pernyataan Salucci ini pun disambut baik oleh Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis. Di sela peluncuran Monster Energy Yamaha bulan lalu, pria Inggris ini mengaku pihaknya akan membuka pintu kepada VR46, namun juga menegaskan akan berdiskusi juga dengan Petronas SRT.
"Kami akan bicara dengan Petronas, juga dengan VR46, jika mereka memang mau berpartisipasi, karena kami punya sejarah panjang dengan perusahaan mereka dan Vale. Kami belum memulai apa pun. Belum ada negosiasi yang terjadi, namun jelas akan dimulai pada April dan Mei," ungkap Jarvis.
Valentino Rossi Sudah Lama Bernaung di Yamaha

Namun, Razali kini sudah memegang draf awal proposal dari Yamaha soal perpanjangan kontrak untuk MotoGP 2022-2026, dan ia sangat bertekad mempertahankan Petronas SRT dalam lingkup Yamaha, walau dapat memaklumi adanya persaingan dari VR46, yang uniknya dipimpin oleh Rossi, yang juga pembalapnya musim ini.
"Soal potensi tim Vale, saya enggan berkomentar soal itu. Kami hanya fokus pada rencana dan intensi kami, yakni melanjutkan kolaborasi dengan Yamaha, karena kami bekerja dengan sangat baik. Tapi saya juga memahami fakta Vale telah bersama Yamaha begitu lama. Namun, saya tak mau berkomentar lebih jauh daripada ini," tutur Razali.
Sky Racing VR46 sendiri diketahui melebur dengan Esponsorama Racing musim ini, menurunkan Luca Marini yang akan mengendarai Ducati Desmosedici GP19. Esponsorama pun telah memastikan akan hengkang dari MotoGP pada akhir tahun nanti, dan slotnya kemungkinan besar akan diambil sepenuhnya oleh VR46 pada 2022.
Sumber: Crashnet
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- Indonesian E-Racing Gresini Resmi Luncurkan Skuad Jelang MotoE 2021
- Petronas SRT Beri 'Kode' Bertahan di Yamaha, Perdalam Program Pembalap Muda
- Sempat Slek, Petronas Jengkel Yamaha Diam Lihat Fabio Quartararo Gagal Juarai MotoGP 2020
- Petronas SRT Mau Naungi Valentino Rossi Lagi di MotoGP 2022, Tapi Ada Syaratnya
- Petronas: Beban Valentino Rossi Bakal Sama Besar Seperti di Tim Pabrikan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




