Petronas: Valentino Rossi Memang Legenda, Tapi Tak Boleh Semena-mena
Anindhya Danartikanya | 16 Mei 2020 09:00
Bola.net - Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, menyatakan bahwa dirinya takkan menyerah begitu saja dalam diskusi soal siapa saja orang yang akan menjadi kru Valentino Rossi di MotoGP 2021. Hal ini ia sampaikan via wawancaranya dengan MotoGP.com, Jumat (15/5/2020).
Razali menyatakan bahwa diskusi antara ia dan Yamaha Motor Racing soal peluang kedatangan Rossi terus menuju arah positif. Di lain sisi, tampaknya diskusi ini masih alot mengenai anggota kru Rossi yang diizinkan untuk dibawa ke SRT tahun depan.
Rossi memang dikenal selalu memboyong krunya tiap kali pindah tim, dan mayoritas krunya saat ini masih sama dengan kru yang membantunya saat masih membela Nastro Azzurro Honda di GP500 2000 silam. Menuju SRT, tentu The Doctor juga ingin kembali memboyong mereka.
Rossi Tak Lebih Tinggi dari Anggota Kru Petronas

Meski begitu, baru-baru ini Razali menegaskan bahwa pihaknya tak mau melakukan perombakan struktur tim berikut para teknisinya. Ia bahkan menyebut bahwa Rossi hanya diperbolehkan membawa 2-3 orang di krunya saat ini menuju SRT.
Razali pun kembali menegaskan soal keputusan SRT tersebut, dan menyatakan bahwa, meski Rossi merupakan sembilan kali juara dunia dan ikon utama MotoGP, rider Italia tersebut harus mau menuruti kebijakan tim yang ia bela.
"Vale tak seperti rider lain. Ia adalah legenda hidup, sembilan kali juara dunia, dan ia punya banyak pengalaman. Tapi pada saat yang sama, maaf-maaf saja, tak ada orang yang lebih tinggi ketimbang siapa pun di tim kami," ungkapnya.
Ogah Rombak Kru Hanya demi Rossi
SRT sendiri baru dibentuk dan turun di MotoGP pada 2019. Sebagai tim yang baru seumur jagung, mereka sukses menggebrak tak hanya lewat performa di lintasan, melainkan juga kekompakannya di luar trek. Dengan atmosfer kerja yang positif ini, Razali pun tak mau merombak timnya hanya demi Rossi.
"Tim kami sangatlah penting, struktur dan anggota tim yang kami punya tahun lalu sudah sangat baik. Jadi kami ingin mempertahankan situasi ini. Tahun 2020 adalah tahun kedua kami, dan kami tak mau berubah 180 derajat demi kebaikan satu orang saja," pungkasnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




