Petrucci: Marquez Bisa Dikalahkan, Tapi Soal Gelar Sih Beda
Anindhya Danartikanya | 10 Oktober 2019 11:00
Bola.net - Pebalap Ducati Team, Danilo Petrucci, mengaku angkat topi atas kesuksesan Marc Marquez mengunci gelar dunianya yang kedelapan di MotoGP Thailand akhir pekan lalu. Petrucci pun yakin musim ini adalah musim terbaik Marquez di sepanjang kariernya.
Pada 2014, Marquez sukses meraih 13 kemenangan dan sekali finis kedua. Meski begitu, musim ini Marquez selalu finis di posisi 2 besar, yang 9 di antaranya merupakan kemenangan. Satu-satunya hasil buruk hanyalah gagal finis di Austin, usai terjatuh saat memimpin balapan dengan keunggulan 3,5 detik.
"Saya rasa ini musim terbaik Marc. Pada 2014, ia memang meraih banyak kemenangan, tapi tahun ini level performanya sungguh sulit dipercaya. Di Thailand, ia juga memenangkan balapan yang seru sampai lap terakhir," ujar Petrucci via MotoGP.com.
Soal Gelar, Marquez Sulit Dikalahkan

Petrucci meyakini bahwa Marquez bisa dikalahkan dalam balapan, namun soal gelar dunia, ceritanya lain lagi. Musim ini, Marquez kalah di tangan 4 rider, 3 di antaranya membekuknya di lap terakhir, termasuk Petrucci di Mugello, Italia, Juni lalu.
"Sulit mengatakan apa ia bisa dikalahkan. Jelas beberapa rider, termasuk saya, mengalahkannya dalam balapan, tapi soal gelar dunia, saya rasa sangat sulit mengalahkannya," kisah Petrucci, yang saat ini duduk di peringkat kelima pada klasemen pebalap.
Statistiknya Sulit Dipercaya
Tandem Petrucci, Andrea Dovizioso, juga harus rela kalah dari Marquez dalam tiga musim beruntun. Rider Italia berusia 33 tahun ini mengakui bahwa trek rekor Marquez sangat menakutkan.
"Kita bisa bicara dan menganalisa segalanya, tapi jika Anda lihat statistiknya, sungguh sulit dipercaya. Kami hanya bisa mengucapkan selamat untuknya dan timnya," tutup Dovizioso.
Petrucci, Dovizioso, dan Marquez akan kembali bertemu di MotoGP Jepang yang digelar di Sirkuit Twin Ring Motegi pada 18-20 Oktober mendatang.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Valentino Rossi Bakal Turun di Ajang Gulf 12 Hours 2019
- Maverick Vinales Getol Pelajari Fabio Quartarari demi MotoGP Jepang
- Marquez: Tiap Tahun Ada Rival Baru, Musim Depan Quartararo
- 'Temui Jalan Buntu, Valentino Rossi Rombak Tim demi Cari Motivasi'
- 'Valentino Rossi Takkan Juara Lagi, Menangi Balapan Saja Sulit'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










