Pintu Yamaha dan Aprilia Terbuka, Marco Bezzecchi: Saya Ingin Segera Bela Tim Pabrikan
Anindhya Danartikanya | 20 Mei 2024 15:45
Bola.net - Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Marco Bezzecchi, mengaku ingin segera mendapatkan kesempatan pembela tim pabrikan di MotoGP 2025. Walau ada beberapa kursi tersedia, Bezzecchi mengakui masih harus membuktikan diri bahwa dirinya memang layak dapat kans itu.
'Bez' sempat digadang-gadang membela Ducati Lenovo Team pada 2025, terutama usai mengakhiri 2023 di peringkat ketiga. Namun, usai ia terseok-seok dalam lima seri pertama musim ini, pilihan Ducati mengerucut kepada Jorge Martin, Marc Marquez, dan Enea Bastianini, sementara Bezzecchi seolah dicoret.
Naik-turunnya performa Bezzecchi awal musim ini pun tak lepas dari Desmosedici GP23 yang lebih sulit dikendarai, kendala yang juga sempat melanda Bastianini musim lalu. Saat ini, Marquez menjadi satu-satunya pengendara GP23 yang mampu tampil moncer di depan.
Sempat Ragu Soal Pilihan Bertahan di VR46

Dalam wawancaranya dengan Sky Sports Italia pada Jumat (10/5/2024), Bezzecchi pun ditanya apakah ia sempat menyesal menolak tawaran Ducati untuk pindah ke Prima Pramac Racing, di mana ia bisa mendapatkan Desmosedici GP24 yang merupakan motor spek pabrikan terbaru.
"Saya akui saya sempat mendapatkan keraguan, tetapi saya tak pernah menyesali pilihan saya dan ini tak memengaruhi saya. Memang mudah bicara setelah bertindak, tetapi saya yakin atas keputusan saya," ungkap Bezzecchi, yang sedang menjalani musimnya yang ketiga bersama VR46.
Usai tiga musim membela tim satelit dengan motor lama, Bezzecchi pun tak memungkiri bahwa impiannya pada 2025 nanti adalah membela salah satu tim pabrikan MotoGP. Sayangnya, pintu di tim pabrikan Ducati tampaknya sudah tertutup rapat untuknya.
Sempat Dilirik Aprilia saat di Moto2 2020

"Saya merasa sudah berkembang pesat dan saya ingin menjadi pembalap tim pabrikan, yakni ambisi semua rider. Namun, saya harus mengonfirmasi bahwa saya memang mampu melaju cepat dan bisa kompetitif demi mendapatkan kesempatan itu," ungkap rider Italia ini.
Ada pun dua tim pabrikan lain yang pintunya masih terbuka lebar. Monster Energy Yamaha diketahui sampai kini belum juga menentukan nasib Alex Rins. Di lain sisi, Aprilia Racing berpotensi ditinggalkan Aleix Espargaro, yang mulai mempertimbangkan gantung helm.
Sebagai catatan, Bezzecchi sudah sempat dirayu oleh Aprilia untuk berkolaborasi di MotoGP pada 2020 lalu. "Hal ini tak pernah terjadi secara satu arah, melainkan keputusan yang harus diambil bersama, seperti pernikahan. Namun, terlalu dini untuk membicarakannya," pungkas Bezzecchi.
Sumber: Sky Sport Italia
Baca Juga:
Potensi 5 Polemik Sponsor Jika Marc Marquez Pindah ke Ducati Lenovo Team di MotoGP 2025
Kuasai Balapan Nyata dan Virtual, Max Verstappen Menangi Formula 1 Imola dan Nurburgring 24 Hours dalam Sehari
KTM Batal Bikin 3 Tim di MotoGP 2025, Ngaku Repot Ngurus 6 Pembalap
Menilik Performa Jorge Martin Jelang Pisah dari Pramac: Paling Layak Bela Ducati Lenovo di MotoGP 2025?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

