Podium Bagai Menang, Fabio Quartararo Kapok Jalani Balapan Flag-to-Flag
Anindhya Danartikanya | 17 Mei 2021 10:36
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, meyakini bahwa hasil finis ketiga yang ia raih di MotoGP Le Mans, Prancis, Minggu (16/5/2021), terasa bagai kemenangan usai melewati banyak hal sulit. Namun, kepada Crash.net, ia juga mengaku berdoa agar takkan pernah lagi menjalani balapan flag-to-flag seperti balapan kali ini.
Rider tuan rumah ini memang punya harapan tinggi dalam balapan ini, walau fisiknya belum 100% bugar usai operasi arm pump pada lengan kanan sepekan sebelumnya. Cuaca Le Mans yang berubah-ubah juga membuatnya sulit mencari konsistensi dan kecepatan, terutama dalam kondisi setengah kering dan setengah basah.
Hal yang tak diinginkan El Diablo pun terjadi: balapan harus digelar secara flag-to-flag karena hujan mengguyur pada Lap 4. Start dari pole, ia tersalip Jack Miller dan Maverick Vinales pada lap pertama, dan usai mengganti motornya di pitlane, Quartararo harus tenang saat melaju di belakang Marc Marquez.
Nyaris Masuk Garasi Enea Bastianini
Pada Lap 8, Quartararo mengambil alih pimpinan balap usai Marquez terjatuh di Tikungan 14. Namun, tiga lap kemudian, ia mendapatkan notifikasi penalti long lap usai kedapatan melakukan pit stop tak aman. Hukuman ini didapatkan Quartararo usai ia kedapatan berhenti di depan garasi sang tandem, Maverick Vinales, alih-alih di depan garasinya sendiri.
"Lap pertama berjalan baik. Dengan holeshot device di depan, saya melebar di tikungan dan saya merasa tak bisa belok. Maverick menyalip saya di jalur dalam. Kemudian, hujan mulai turun dan saya lihat Jack mengejar Maverick sangat cepat. Saya pun menjalani duel hebat dengan Jack, tapi saat masuk Tikungan 9, hujannya deras," kisahnya.
"Saat mengerem, ban depan saya selip dan ban belakang tak terkendali. Jadi, sejak Tikungan 9 menuju pitlane, saya hanya hati-hati. Saat masuk pitlane, saya mencari nomor saya di aspal dan nyaris masuk garasi Enea Bastianini. Saya bilang, 'Bukan yang ini'. Akhirnya saya belok ke arah yang benar, tapi berhenti di motor yang salah, hingga dapat penalti long lap," lanjutnya.
Flag-to-Flag? Sekali Saja Cukup!
Pada Lap 12, Quartararo pun tersalip oleh Miller dan berusaha keras mempertahankan posisi kedua. Namun, ban depan lunak yang kian aus membuatnya sulit mempertahankan ritme. Alhasil, ia finis ketiga usai disalip oleh Johann Zarco pada Lap 22. Uniknya, Quartararo tetap senang, dan menyebut hasil ini bagai kemenangan.
"Dalam cuaca yang berubah-ubah sepanjang akhir pekan, kami pikir takkan bisa masuk 10 besar, bahkan 15 besar. Jadi, saya senang bisa naik podium untuk pertama kali dalam balapan basah di MotoGP. Saya tak pernah melakukannya di Moto2 dan Moto3, dan menyenangkan bisa melakukannya di GP Prancis," tuturnya.
"Podium ini bagai kemenangan, tapi cukup sekali saja di kondisi ini. Melihat hasil, saya bisa bilang balapan ini menyenangkan. Tapi sebenarnya juga sulit dan bikin stres. Saat pit stop, saya nyaris pakai motor yang salah, lalu dapat long lap, dan lima lap pertama sulit dijalani. Tak terlalu ribet jika ganti dari kering ke basah ketimbang basah ke kering. Tapi sekali saja cukup!" tutupnya.
Sumber: Crashnet
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
Shoey Bareng di Podium Le Mans, Jack Miller Akhirnya Maafkan Fabio Quartararo
Menangi Le Mans, Jack Miller: Tolong Cubit Saya, Kayaknya Ini Mimpi!
Klasemen Sementara MotoE 2021 Usai Seri Le Mans, Prancis
Hasil Balap MotoE Le Mans: Eric Granado Sukses Menang
Klasemen Sementara MotoGP 2021 Usai Seri Le Mans, Prancis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






