Pol Espargaro Baru Raih Satu Podium, Cal Crutchlow Ragukan Langkah Honda
Anindhya Danartikanya | 17 Juli 2020 16:35
Bola.net - Cal Crutchlow dibuat bertanya-tanya mengapa Honda Racing Corporation (HRC) menggaet Pol Espargaro untuk diturunkan di Repsol Honda MotoGP pada 2021 nanti sebagai tandem Marc Marquez. Menurutnya, Espargaro belum sarat prestasi untuk membela tim seprestisius mereka.
Lewat The Race, Kamis (16/7/2020), Crutchlow mengaku sudah lama mengetahui rencana HRC merombak line up-nya pada 2021, termasuk pendepakan dirinya. Ia merasa tak sakit hati karena perpisahan dilakukan secara baik-baik, namun justru kaget mereka menggaet Espargaro.
Pernyataan Crutchlow ini seiring dengan fakta bahwa juara dunia Moto2 2013 itu baru meraih satu podium di MotoGP sejak menjalani debut pada 2014, yakni saat finis ketiga dalam balapan yang diguyur hujan di Valencia, Spanyol, pada akhir 2018 bersama Red Bull KTM Factory Racing.
Minta Izin Bicara dengan Tim Lain

Kedatangan Espargaro Repsol Honda juga menciptakan efek domino pada Alex Marquez dan Crutchlow. Meski mendapatkan perpanjangan kontrak dua musim dari HRC, Marquez dipindahkan ke LCR Honda, dan langkah ini membuat Crutchlow terdepak.
"Saya tak terkejut, karena saya sudah tahu sejak lama dan Honda juga tahu bahwa saya minta izin bicara dengan tim-tim lain. Langkah ini bekerja dengan baik, dan saya tak terlalu kaget atas keputusan ini. Saya justru lebih kaget soal siapa yang mereka pilih," ujar rider berusia 34 tahun ini.
Lebih Baik Gaet Rider Lain
Sejak Dani Pedrosa pensiun pada akhir 2018, Crutchlow merupakan rider Honda terbaik di belakang Marc Marquez, dengan koleksi 12 podium dan tiga kemenangan selama membela LCR Honda. Ia pun yakin rider yang pantas dijadikan tandem Marc Marquez adalah rider sekaliber dirinya, atau rider lain seperti Andrea Dovizioso.
"Saya bukannya tak menghormati keputusan HRC, tapi jika mereka menggaet rider seperti Dovi, mungkin akan jadi skenario berbeda atau memberi perasaan berbeda pada saya ketimbang menggaet rider yang baru meraih satu podium dalam tujuh tahun. Mengeluarkan Alex dari tim pabrikan begitu saja juga merupakan situasi yang buruk," pungkasnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23













