Pol Espargaro Berencana Jadi Vegetarian Jelang MotoGP 2020
Anindhya Danartikanya | 15 Oktober 2019 11:17
Bola.net - Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, mengaku berniat untuk menjadi vegetarian mulai Januari mendatang, menyambut jalannya MotoGP 2020. Hal ini ia sampaikan dalam situs resmi KTM, saat ia membahas program dietnya sebagai peserta kejuaraan balap motor terakbar di dunia.
Sebagai atlet, tentu pola makan para rider MotoGP harus dijaga dengan baik, dan Espargaro salah satu pebalap yang sangat ketat menjalankan program dietnya. Selain memperhatikan jenis makanan yang ia santap sehari-hari, juara dunia Moto2 2013 juga bekerja sama dengan dokter dan ahli nutrisi untuk menjaga kebugaran.
Espargaro pun mengaku sempat bersikap tak peduli soal apa yang ia makan saat masih turun di GP125 dan Moto2, dan baru serius memperhatikan dietnya saat menjalani debut di MotoGP pada 2014. Kini, ia jarang membeli makanan dari luar, dan bahkan menyiapkan makanannya sendiri di rumah, seperti memanggang roti di rumah dan membuat sereal sendiri.
"Saya tak pernah hati-hati soal apa yang saya makan, dan seberapa banyak yang saya makan. Saat masih di GP125, saya banyak makan makanan beku. Saya pergi ke toko dan memenuhi troli dengan makanan hingga kulkas saya penuh. Saya sering pakai microwave. Makanan itu tak buruk, tapi juga tak bagus," kisahnya.
Beda Cara Makan dengan Sang Kakak

Kakak Espargaro, Aleix Espargaro, pun memiliki bisnis restoran Jepang di Andorra bernama 'Ginza 41' berkat kecintaannya pada sushi. Polyccio pun menyatakan bahwa, meski suka makan, Aleix tetap rajin menjaga pola makannya, bahkan menjalankan program diet lebih baik dari adiknya.
"Cara makan saya dan Aleix berbeda karena tubuh kami berbeda dan ia suka bersepeda. Ia harus sangat ringan, jadi ia makan banyak sayur. Aleix sangat fokus pada dietnya, karena berat badannya bertambah lebih cepat dari saya, sementara saya punya lebih banyak otot darinya," ujar Espargaro, yang ternyata berniat jadi vegetarian.
"Saya rasa restoran adalah bisnis berisiko, tapi ia memang cinta sushi dan ia menguntungkan saya, karena makanannya sangat enak. Tapi ini akan segera berakhir karena saya berencana jadi vegetarian pada Januari nanti. Saya sudah mulai bicara dengan ahli nutrisi dan spesialis diet untuk mencoba banyak hal," ungkapnya.
Alasan Utama Ingin Jadi Vegetarian
Ketika ditanya mengenai alasan utamanya untuk menjadi vegetarian, Espargaro mengaku keputusan ini tak semata-mata didasari oleh pola diet yang ia pilih, melainkan juga kecintaannya pada hewan. Rider berusia 28 tahun ini memang dikenal sebagai pecinta binatang. Meski begitu, ia paham benar soal tantangan berat yang akan ia hadapi.
"Saya melawan cara kita memperlakukan hewan. Kini saya tak lagi banyak makan daging, tapi saya rasa agak mengecoh, karena saya masih makan ikan dan ayam. Hal terberat adalah menjaganya, karena kami berkeliling dunia, dan bakal sulit dapat makanan vegetarian. Tapi banyak hal yang tak mudah di dunia ini, jadi saya akan tetap coba," pungkasnya.
Keputusan Espargaro untuk sangat memperhatikan pola dietnya memang sangat beralasan, karena ia merupakan pebalap utama KTM dan ia ingin mengembangkan RC16 lebih cepat. Ia akan kembali turun lintasan di MotoGP Jepang pada 18-20 Oktober, yang akan digelar di Sirkuit Twin Ring Motegi.
Sumber: KTM
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







