Pol Espargaro: Hubungan dengan Marc Marquez Jauh Lebih Baik Ketimbang Dulu
Anindhya Danartikanya | 18 Januari 2021 16:07
Bola.net - Pembalap anyar Repsol Honda, Pol Espargaro, menyatakan dirinya sama sekali tak masalah harus bertandem dengan rival sengitnya sejak anak-anak, Marc Marquez, di MotoGP 2021. Espargaro menyatakan, seiring berjalannya waktu, hubungan mereka terus membaik walau sama-sama turun di kejuaraan balap motor terakbar.
Espargaro dan Marquez, yang sudah jadi rival sejak masih turun di kejuaraan-kejuaraan junior Spanyol, mengalami puncak kesengitan saat keduanya berebut gelar dunia MotoGP 2011 dan 2012. Sama-sama rider yang kuat dan agresif, mereka kerap menjalani duel ketat dan tak jarang bersenggolan di lintasan.
Friksi-friksi di trek ini pun menjalar ke hubungan mereka di luar lintasan dan mereka pun kerap cekcok. Namun, uniknya saat Espargaro menyusul Marquez turun di MotoGP pada 2014 lalu, keduanya justru tak lagi bersitegang dan malah punya hubungan yang baik, walau mereka tak bisa dibilang bersahabat.
Bukan Teman, Tapi Bisa Nongkrong Bareng

Espargaro pun menyatakan, seiring makin dewasanya mereka, ia dan Marquez malah menghabiskan waktu bersama lebih sering daripada dulu. "Saya tak bisa bilang kami ini teman, karena bagi saya 'teman' adalah kata-kata yang sakral, dan saya hanya punya sedikit teman," ujarnya via TV3 seperti yang dikutip MotosanGP, Sabtu (16/1/2021).
"Saya punya teman di kejuaraan ini, tapi dengan Marc saya punya hubungan yang baik, jauh lebih baik daripada yang kami punya dulu. Saya bisa makan malam bareng dengannya atau pesta bareng. Tak ada masalah, ia adalah orang yang cocok dengan karakter saya. Kami sangat mirip," lanjut juara dunia Moto2 2013 ini.
Atas alasan ini, Espargaro pun tak mengharapkan kecekcokan dengan Marquez saat bertandem nanti, walau keduanya pasti sama-sama ingin meraih hasil baik. Rider berusia 29 tahun ini justru yakin bisa memetik banyak pelajaran dari Marquez, yang telah meraih enam gelar dunia bersama Honda selama delapan tahun terakhir.
Ogah Sekadar Bidik 10 Besar

"Jika Anda lihat 20 tahun terakhir, Honda telah meraih 70% gelar dunia yang ada. Anda tak bisa pergi ke tim mereka dan berkata, 'Saya hanya mau merendah, saya menargetkan posisi 10 besar'. Tim ini tak menginginkan rider yang sekadar masuk 10 besar. Mereka menginginkan rider yang ingin menang dan bekerja keras," ujarnya.
"Saya rasa itulah yang mereka inginkan dari saya dan itulah yang saya akan coba lakukan pula. Saya akan bertandem dengan pembalap terbaik di dunia, di dalam tim terbaik di dunia, dan di atas motor terbaik di dunia. Membela Repsol Honda adalah kesempatan yang tak bisa saya lewatkan," pungkas Espargaro.
Meski belum diketahui kapan Marquez akan pulih dari cedera lengannya, Espargaro akan menjalani debutnya sebagai pembalap Repsol Honda dan mengendarai motor RC213V untuk pertama kali dalam uji coba pramusim MotoGP Losail, Qatar, pada 6-7 dan 10-12 Maret mendatang.
Sumber: TV3, MotosanGP
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
- Joan Mir Ingin Duel Sengit dengan Fabio Quartararo di MotoGP 2021
- 'Toprak Razgatlioglu Layak ke MotoGP, Apalagi Jika Juarai WorldSBK'
- Tech 3 KTM Janji Bikin Danilo Petrucci Bahagia Agar Bisa Cepat
- Razlan Razali: Marc Marquez Hanya Satu dalam Sejuta, Semoga Cepat Balapan Lagi
- Petronas Yamaha SRT Luncurkan Tim di Qatar, Monster Energy Berpotensi Gabung
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









