Pol Espargaro: Johann Zarco Terpuruk, Tak Berarti KTM Buruk
Anindhya Danartikanya | 8 Januari 2020 10:50
Bola.net - Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, meyakini bahwa keterpurukan Johann Zarco di MotoGP 2019 tak sepenuhnya merupakan kesalahan KTM. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Motosan.es, mengenai keputusan Zarco hengkang dari KTM lebih awal.
Usai garang saat membela Monster Yamaha Tech 3, Zarco digaet KTM dan dijadikan rider tim pabrikan, setim dengan Espargaro. Rider Prancis itu sangat diharapkan membawa RC16 ke papan atas, membuat banyak pihak mengabaikan peran Espargaro yang telah membela KTM sejak 2017.
Sayangnya, Zarco justru kesulitan sejak pertama kali mengendarai motor itu pada uji coba, sulit masuk 10 besar, hingga ia meminta KTM memutus kontraknya satu musim lebih awal dari kesepakatan. Semua ini tentu terjadi di luar ekspektasi Zarco dan KTM.
2 Ditambah 2 Tak Selalu 4

"Saat Johann tiba, beberapa orang meremehkan saya, ada juga yang tidak. Yang jelas, Johann ingin jadi nomor satu dan membawa kami mengalami peningkatan, punya performa seperti yang ia miliki di Yamaha. Sayang, semua tak berakhir seperti itu," tutur Espargaro.
Juara dunia Moto2 2013 ini mengaku bahwa ia sudah sejak lama mendambakan Zarco sebagai tandemnya di KTM, mengingat ia merupakan juara dunia Moto2 2015 dan 2016, serta terbukti sangat kompetitif bersama Yamaha. Meski begitu, semua rencana tak berjalan baik.
"Saya selalu bilang bahwa saya sangat ingin ia ada di garasi kami, karena ia pasti bisa membantu kami mengukur diri, baik untuk performa pebalap maupun performa motor. Tapi di dunia balap motor, sayangnya hasil 2 ditambah 2 tak selalu 4," ujar Polyccio.
Wajar Bila Tak Cocok, Tapi KTM Tak Buruk
Di lain sisi, Espargaro, yang merupakan ujung tombak pengembangan RC16 meyakini bahwa keterpurukan Zarco tak berarti KTM punya motor dengan kualitas jelek, meski tak memungkiri motor mereka lebih rumit dari Yamaha, yang juga pernah dikendarai Espargaro pada 2014-2016.
"Saya selalu bilang saya tak percaya adanya Tuhan, dan kadang jika pebalap tak cocok dengan motornya maka situasi bisa berjalan salah. Tapi juga bukan berarti motornya yang buruk, meski benar motor kami rumit. Semua memang butuh kerja keras dan pengorbanan," pungkasnya.
Usai terdepak dari KTM sejak Seri Aragon tahun lalu, Zarco sempat membela LCR Honda di tiga seri terakhir, sebelum akhirnya menerima tawaran dari Ducati Corse untuk membela Reale Avintia Racing di MotoGP 2020. Sementara itu, Espargaro akan bertandem dengan Brad Binder.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










