Pol Espargaro Pede Rivalitas Lama Bersemi Kembali dengan Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 10 Maret 2022 14:10
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro sangat yakin bahwa rivalitas lamanya dengan sang tandem, Marc Marquez, akan 'bersemi' kembali di MotoGP 2022. Hal ini disampaikan Espargaro kepada Crash.net usai memimpin balapan di Losail, Qatar, Minggu (6/3/2022) selama 17 lap dan kemudian finis ketiga.
Espargaro yang start keenam, memang langsung merangsek ke depan dan memimpin balapan. Sayang, pada Lap 17, ban lunaknya mulai aus, dan ia tersalip Enea Bastianini dan Brad Binder. Ia berhasil mempertahankan posisi ketiga walau sempat mendapatkan ancaman dari sang kakak, Aleix Espargaro, di lap terakhir.
Sebagai catatan, tandem Marquez yang terakhir kali menang adalah Dani Pedrosa, yakni di MotoGP Valencia 2017. Di lain sisi, rider Honda selain Marquez yang terakhir menang adalah Cal Crutchlow di MotoGP Argentina 2018 bersama LCR Honda. Espargaro pun yakin sebentar lagi catatan ini bakal berubah.
Tak Hanya Marc Marquez yang Naik Podium

"Saya senang akhirnya tak hanya Marc yang meraih podium dengan Honda. Ini berarti besar. Honda telah bekerja keras pada musim dingin. Mereka mengubah motor kami dari bawah sampai atas demi meraih target secara kelompok, yang saya rasa memang lebih baik membantu semua orang mencari kemajuan," ujar Polyccio.
Honda memang merombak RC213V secara besar-besaran setelah terpuruk pada 2020-2021 meski Marquez sempat tiga kali menang. Usai Marquez absen semusim penuh pada 2020 akibat cedera lengan, Honda akhirnya sadar tak bisa hanya mengandalkan Marquez, sehingga harus menciptakan motor yang cocok untuk rider lainnya.
"Losail adalah tempat di mana biasanya saya kesulitan, dan motor kami juga biasanya tak tampil baik di sini, karena ada banyak tikungan panjang dan cepat, serta gripnya tidak oke. Tapi akhirnya saya ada di sini! Ini berarti motor kami tak sesulit tahun lalu untuk dikendarai, dan kami cukup cepat untuk naik podium," lanjut Espargaro.
Tim Sama, Motor Sama, Target Sama

Performa ini juga diyakini Espargaro sebagai tanda bahwa ia bisa menyaingi performa Marquez, sehingga rivalitas mereka satu dekade lalu bisa terulang. Seperti yang diketahui, dua rider Spanyol ini memang saat sangat sengit memperebutkan gelar dunia di Moto2 2011-2012, bahkan kerap cekcok di luar lintasan.
Untuk membuktikan bahwa dirinya kini jadi rider papan atas MotoGP, Espargaro sangat penasaran melihat performanya di trek-trek yang dikenal menawarkan grip yang lebih baik. Dengan begitu, ia yakin bisa bertarung wheel-to-wheel bersama Marquez dalam memperebutkan podium dan kemenangan musim ini.
"Saya ingin lihat diri saya bersama Honda di trek-trek yang gripnya tinggi, dan saya bisa menggunakan gaya balap saya dengan rem belakang. Saya rasa bagi kami berdua, Marc dan saya, kami bisa memperebutkan podium seperti masa-masa dulu, dengan motor yang sama, dan ini bakal menyenangkan," tutup Espargaro.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
NTB Tekad Perkenalkan Tradisi Lewat MotoGP Mandalika, Makanan Khas Jadi Andalan
Mazepin Out, Magnussen In: Daftar Pembalap Formula 1 2022 Berubah Lagi
Haas F1 Team Tunjuk Kevin Magnussen Jadi Pengganti Nikita Mazepin di Formula 1 2022
Hasil Tes Pramusim MotoE Jerez 2022: Dominique Aegerter Tercepat, Asapi Jordi Torres
Balapan Kian Dekat, Logistik Tim-Tim MotoGP Mulai Berdatangan ke Mandalika
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

