Pol Espargaro Soal Alasan Balik ke Repsol Honda: Fisik Saya Sudah Tak Sanggup
Anindhya Danartikanya | 11 Desember 2023 14:00
Bola.net - Pol Espargaro, yang akan berhenti berkompetisi secara penuh di MotoGP, membeberkan alasannya menolak tawaran kembali ke Repsol Honda pada 2024. Pembalap Spanyol berusia 32 tahun ini menyatakan fisiknya tak sanggup untuk bekerja mati-matian membantu Honda kembali ke puncak.
Espargaro sempat membela Repsol Honda pada 2021 dan 2022, meraih dua podium. Selama membela skuad itu, ia kerap mengalami kecelakaan hebat dan sulit kompetitif. Ia kembali ke kubu KTM pada 2023 lewat GASGAS Tech 3, sebelum absen berbulan-bulan usai kecelakaan hebat di Portugal.
Akibat insiden itu, Espargaro mengalami berbagai cedera, termasuk patah tulang di delapan area berbeda. Hal ini membuatnya tak bisa membuktikan diri, sehingga dialihkan ke program tes KTM pada 2024. Langkah ini ia ambil karena ingin rehat dan memulihkan diri usai cedera berkepanjangan.
Merasa Harus Bertanggung Jawab

Meski begitu, usai mencapai kesepakatan dengan KTM untuk jadi test rider baru, Espargaro mendapatkan tawaran dari Repsol Honda untuk reuni, dijadikan pengganti Marc Marquez. Namun, 'Polyccio' menolaknya. Lewat Relevo pada Rabu (6/12/2023), ia pun menjelaskan secara detail soal alasannya.
"Saya tak berada di titik karier di mana saya bisa memilih itu. Saya tak cukup kompetitif. Saya tak cukup baik secara fisik, dan saya harus bertanggung jawab. Membela tim itu berarti bekerja untuk pabrikan. Jika Anda tak yakin bisa mengerahkan yang terbaik, maka itu curang. Jadi, saya tidak mau," ucapnya.
Di lain sisi, Espargaro juga tak kaget melihat Honda jauh lebih terpuruk usai ia tinggalkan ke KTM. Meski sempat meraih kemenangan lewat Alex Rins musim ini, Honda dikenal makin sulit dijinakkan. Para pembalapnya makin sering mengalami kecelakaan, dan cedera yang mereka alami juga tak ringan.
Yakin Honda Bakal Adaptasi dengan Cara Kerja Eropa

"Saya tidak kaget melihat mereka begitu, karena saya mengalaminya sendiri dari dalam dan saya tahu sistem kerja mereka. Entah apakah mereka masih melakukannya, tetapi cara kerja mereka tidak tepat. Namun, saya paham bahwa mereka akan berubah sedikit demi sedikit," ungkap Espargaro.
Adik Aleix Espargaro ini yakin, usai kehilangan Marquez, Honda akan melakukan perombakan besar-besaran. Salah satunya adalah mengikuti sistem kerja para pabrikan Eropa, di mana tim-tim mereka langsung terhubung dengan departemen balap sehingga semua masalah bisa diatasi dengan cepat.
"Honda akan beradaptasi dengan gaya Eropa, yang bekerja lebih keras, dan tak butuh waktu lama untuk tampil di depan. Saya yakin mereka bisa melakukannya. Mereka layak mendapatkannya karena mereka sangat menderita. Mereka adalah pabrikan yang sudah mengerahkan banyak hal bagi olahraga ini dan layak kembali ke puncak," tutup Espargaro.
Sumber: Relevo
Baca juga:
Ngotot Ingin Punya 6 Rider, KTM Pede Turunkan 3 Tim di MotoGP 2025: Banyak Manfaatnya!
Ducati Kecewa Dituduh Anak Tirikan Jorge Martin agar Tak Juarai MotoGP 2023
Menang Pakai 2 Motor Berbeda, 3 Rider MotoGP Bakal Berebut Rekor Bergengsi pada 2024
Kode Alex Marquez untuk Sang Kakak: Bela Tim Italia Rasanya Seperti di Rumah Sendiri Lho!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Moji dan Mosva Beri Bonus Rp120 Juta untuk Timnas Voli Putri Indonesia
Voli 8 September 2026, 03:03
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



