Pramac Didekati Yamaha-KTM, Bisa Tinggalkan Ducati di MotoGP 2025
Anindhya Danartikanya | 27 Maret 2024 16:27
Bola.net - Prima Pramac Racing dikabarkan ragu-ragu untuk memperpanjang kerja samanya dengan Ducati Corse di MotoGP 2025 dan 2026. Hal ini pun membuat nasib Fermin Aldeguer, yang baru saja mendapatkan kontrak dari Ducati, terkatung-katung. Pasalnya, Ducati ingin meletakkannya di Pramac.
Pramac sudah menjadi tim satelit Ducati sejak 2004. Mereka pun menjadi skuad junior Ducati sejak 2013, ketika menaungi Andrea Iannone. Sejak 2017, skuad ini bahkan menjadi tim satelit utama Ducati, di mana mereka mendapatkan motor Desmosedici spek pabrikan terbaru setiap tahun.
Kontrak terkini Pramac dengan Ducati pun akan habis akhir musim ini, tetapi mereka memiliki opsi lanjutan untuk musim 2025 dan 2026. Sempat diduga akan langsung menggunakan opsi itu, kini Pramac malah dikabarkan sedang bimbang bertahan di Ducati, dan justru bernegosiasi dengan pabrikan lain.
Alasan Yamaha dan KTM Ingin Gaet Pramac

Menurut laporan Motorsport.com, Sabtu (23/4/2024), Pramac berdiskusi dengan Yamaha dan KTM. "Dari sini, Motorsport.com memahami bahwa Pramac menggenggam keputusan untuk mengakhiri tautan dengan Ducati untuk dua musim ke depan, jika mendapatkan tawaran menarik dari pabrikan lain," tulis mereka.
Yamaha sendiri ingin kembali menurunkan tim satelit pada 2025, sejak ditinggalkan RNF Racing pada akhir 2022. Pabrikan Garpu Tala tak pernah menutupi fakta bahwa mereka menginginkan VR46 Racing Team. Meski begitu, skuad Valentino Rossi tersebut justru ragu meninggalkan Ducati karena Yamaha belum kompetitif.
Di lain sisi, KTM sudah sejak tahun lalu getol membentuk tim satelit baru meski sudah memiliki GASGAS Tech 3. Apalagi mereka telah memperbesar kepemilikan mereka pada MV Agusta dari 25,1% menjadi 50,1%. Mereka memburu tim-tim independen yang kontraknya habis akhir musim ini, seperti VR46 dan Pramac.
Klausul Lanjut Kolaborasi Belum Dieksekusi

Ducati kabarnya memberi Pramac tenggat waktu sampai musim panas untuk ambil keputusan. Jika Pramac hengkang, maka rumit bagi Aldeguer, yang diharapkan Ducati membela Pramac. Namun, narasumber yang tak disebutkan namanya menyatakan Pramac masih condong pada keputusan bertahan di Ducati.
"Benar kami punya klausul untuk hengkang, dan juga benar belum dieksekusi. Namun, kami sudah bersama Ducati selama bertahun-tahun, sangat nyaman dan senang atas kemitraan ini. Kami sudah bicara, kami sudah sepakat, dan hampir 100%. Kami akan terus bersama. Yang tertinggal hanyalah pengumuman," ujarnya.
Jika Pramac dan VR46 akhirnya kompak memutuskan hengkang dari Ducati akhir musim ini, maka satu-satunya tim satelit yang tersisa di pabrikan Italia itu adalah Gresini Racing, yang kontraknya baru akan habis pada akhir musim 2025 mendatang.
Sumber: Motorsportcom
Baca juga:
Fabio Quartararo Ngaku Galau, Tetap di Yamaha atau Naik Motor yang Sudah Kompetitif?
Pecco Bagnaia dan Marc Marquez Yakin Senggolan MotoGP Portugal Takkan Rusak Hubungan Baik
Gigi Dall'Igna Kecewa Kemenangan Jorge Martin Diwarnai Insiden Pecco Bagnaia vs Marc Marquez
Demi Mike Trimby, MotoGP Legend Pertama Kalinya Daftarkan Nama Tokoh Non-Pembalap
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














