Pramac Racing: Masih Debutan, Jangan Sampai Jorge Martin Tertekan
Anindhya Danartikanya | 8 Januari 2021 15:02
Bola.net - Manajer Tim Pramac Racing, Francesco Guidotti, menegaskan pihaknya akan berupaya keras memberikan bimbingan kepada sang debutan, Jorge Martin, di MotoGP 2021. Namun, ia mengakui perbedaan antara 'membimbing' dan 'membebani' seorang rider sangatlah tipis, hingga tim harus hati-hati menemukan batasnya.
Martin merupakan rider pertama yang digaet tim MotoGP pada tengah 2020, yakni usai Jack Miller dipastikan pindah ke Ducati Team. Walau ia kalah dari Enea Bastianini dan Luca Marini yang jadi juara dunia dan runner up, dan hanya duduk di peringkat 5 klasemen Moto2 2020, ia akan dapat dukungan teknis yang lebih baik.
Rider Spanyol ini dipastikan akan dapat motor Desmosedici GP20, sama seperti Miller, Pecco Bagnaia, dan Johann Zarco, sementara Bastianini dan Marini akan mengendarai GP19. Namun, Guidotti tak mau juara dunia Moto3 2018 itu jemawa mendapatkan motor yang lebih anyar, dan bertekad membimbingnya sebaik mungkin.
Debutan MotoGP Bukan 'Anak Kemarin Sore'
"Jika Anda punya rider debutan, Anda harus mencoba memberinya tuntunan sebanyak mungkin, namun tanpa memberinya tekanan. Kami tahu ia memang harus melakukan kesalahan untuk belajar. Jadi, kami akan membiarkan Jorge belajar sendiri," ungkap Guidotti dalam wawancaranya dengan GPOne, Kamis (7/1/2021).
Pria Italia ini menyatakan, seorang debutan MotoGP tak berarti 'anak ingusan', apalagi seorang juara dunia Moto3 dan rider papan atas Moto2 seperti Martin. Menurutnya, tugas tim adalah memberinya arahan lebih baik dalam menjaga mentalitas dan performa dalam kompetisi, namun membiarkan sang rider mencari limitnya sendiri.
"Jangan lupa, para rider yang baru datang ke MotoGP tetap rider yang sudah terlatih dengan baik. Anda harus memberinya ruang dan dukungan. Mereka lah yang harus mengeluarkan semua kartu. Tapi kontak pertama dengan motor akan tetap penting, karena momen itu adalah momen penentu saat naik motor baru," ungkapnya.
Debut di Tim Satelit Lebih Santai
Guidotti juga menyatakan, fakta bahwa Martinator menjalani debutnya di MotoGP bersama tim satelit akan membantu, karena tekanan dari pihak luar takkan terlalu besar seperti yang dipikul oleh para rider yang menjalani debut di sebuah tim pabrikan.
"Atmosfer tim jelas penting, namun ini juga berkat hasil baik. Suasana tim pabrikan hanya baik jika Anda menang, tapi tim satelit lebih santai. Atmosfer Suzuki (positif) berkat orang-orang di dalamnya, tapi mereka juga baru kembali dan tak punya beban jadi juara. Tapi udara yang Anda hirup di Honda, Yamaha, dan Ducati sangat berbeda," tutupnya.
Martin akan mengendarai Desmosedici GP20 untuk pertama kali dalam uji coba shakedown MotoGP Sepang, Malaysia, pada 14-16 Februari nanti, yakni uji coba khusus para test rider dan debutan. Setelahnya, ia akan turun lintasan lagi bersama para senior dalam uji coba pramusim di trek yang sama pada 19-21 Februari.
Sumber: GPOne
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
'Johann Zarco Bela Pramac pada Momen Tepat, Waktunya Balas Dendam'
Bukan Michelin: Pramac Sebut Absennya Marc Marquez Bikin MotoGP Sengit
'Suzuki Butuh 2 Orang untuk Jadi Pengganti Davide Brivio'
Can Oncu Kecelakaan Lalu Lintas di Turki, Alami Patah Tulang Lengan
Livio Suppo Akui Tertarik Gantikan Davide Brivio di Suzuki MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






