Prediksi MotoGP Austin 2016: Kandang Kedua Marquez
Editor Bolanet | 7 April 2016 18:00
RC213V boleh saja masih diragukan konsistensinya, mengingat setiap lintasan akan membuat setiap motor bereaksi berbeda pula akibat ban baru Michelin dan perangkat elektronik (ECU) terbaru. Meski begitu, hal ini tak akan menyulutkan Marquez tampil baik di COTA.
Sejak bergabung dalam kalender balap MotoGP 2013, Marquez langsung perkasa di sirkuit ini. Pada musim debutnya tersebut, pebalap Spanyol ini langsung meraih kemenangan, begitu pula pada tahun 2014 dan 2015. Dominasinya inilah yang membuat COTA disebut-sebut sebagai rumah kedua Marquez.
Statistik gemilang di COTA, ditambah kejayaannya di Argentina akhir pekan lalu sudah pasti akan menjadi modal Marquez untuk kembali menapaki puncak podium hari Minggu (10/4) nanti. Meski begitu, ia harus waspada pada tenaga besar Desmo16 GP milik Ducati. [initial] (bola/kny)
Kuda-Kuda Ducati

Hal ini sudah dibuktikan oleh Dovizioso di dua tahun terakhir, di mana ia sukses finis ketiga pada musim 2014 dan finis kedua musim lalu. Dengan Desmo16 GP yang pengembangannya sudah jauh lebih maju, ia dan Iannone pun bisa menjadi ancaman terbesar bagi Marquez dan Honda.
Meraih hasil baik juga akan menjadi target utama Dovizioso dan Iannone, yang secara kontroversial bersenggolan di tikungan terakhir Argentina akhir pekan lalu, di mana Iannone gagal finis, dan Dovizioso harus mendorong motornya demi finis ke-13.
Dovizioso sendiri mengaku sangat jengkel harus kehilangan peringkat kedua pada klasemen pebalap akibat insiden ini, sementara Iannone yang dua kali gagal finis secara beruntun musim ini, merasa sangat bersalah dan akan berupaya keras membayarnya akhir pekan ini.
Kapan Giliran Yamaha?

Prestasi terbaik Yamaha di COTA hanyalah finis ketiga, melalui Lorenzo pada musim 2013 dan Rossi pada 2015. Meski begitu, dengan YZR-M1 yang dianggap sebagai motor terkuat dan terkomplet seantero MotoGP dalam dua tahun terakhir, Yamaha akan berusaha mendapat giliran unjuk gigi akhir pekan ini.
Selain motivasi teknis, baik Lorenzo maupun Rossi punya motivasi pribadi sendiri-sendiri. Lorenzo yang sukses menang di Qatar, justru gagal finis di Argentina. Sebagai sang juara dunia bertahan, pebalap Spanyol ini jelas ingin kembali bangkit. Statistiknya yang tak gemilang di COTA pun akan menjadi pelecut baginya untuk merebut kemenangan.
Rossi yang mendominasi klasemen pebalap sepanjang musim lalu, juga bertekad tampil baik di COTA. Setelah gagal podium di Qatar, dan hanya merasa 'beruntung' finis kedua di Argentina pasca insiden Iannone vs Dovizioso, The Doctor pun punya tugas besar untuk membuktikan potensi sesungguhnya sebagai penghuni podium musim ini.
Dendam Vinales

Sejak uji coba pramusim, Vinales secara tak langsung dipandang sebagai pebalap nomor satu Suzuki saat ini. Beban menjadi pebalap terbaik pabrikan asal Hamamatsu, Jepang itu pun diemban oleh Top Gun, dan dirinya merasa wajib meraih hasil baik di atas GSX-RR yang masih berusia dua tahun.
Dengan kecepatan dan ritme balap yang menjanjikan di Argentina, Vinales nyaris saja finis kedua dan naik podium sebelum terjatuh saat balapan menyisakan empat lap. Dari sudut pandang teknis, performa inilah yang akan dibawa Vinales menuju COTA, di mana ia terbukti mampu tampil baik di tiga tahun terakhir.
Di kelas Moto3 2013, Vinales sukses finis kedua di belakang Alex Rins, dan meraih kemenangan pada tahun 2014 saat menjalani musim debutnya di Moto2. Tahun lalu pun, ia sukses finis di posisi 10 besar. Kegagalan Qatar dan Argentina, serta statistik gemilang, akan menjadi pelecut utama Vinales dalam membidik podium akhir pekan ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Aragon 2026 Hari Ini, Minggu 30 Agustus: Live Streaming di Vidio
Otomotif 30 Agustus 2026, 08:39
-
Fermin Aldeguer Resmi Jadi Pembalap Non-Italia Pertama di Tim Milik Valentino Rossi
Otomotif 27 Agustus 2026, 18:16
-
Jack Miller Tinggalkan Yamaha di MotoGP, WorldSBK Jadi Pelabuhan Berikutnya?
Otomotif 27 Agustus 2026, 17:46
-
Marc Marquez Akui Kesalahan Sendiri Usai Hanya Hanya Finis ke-7 di MotoGP Inggris 2026
Otomotif 10 Agustus 2026, 15:47
LATEST UPDATE
-
Menengok Kiprah 5 Pemain Pinjaman dari Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:17
-
Karim Adeyemi, Barcelona Membelinya di Harga yang Tepat
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:11
-
Untuk Saat Ini, Posisi Vinicius Junior di Real Madrid Tetap Aman
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:51
-
Jiwa Pemimpin Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:45
-
Bernardo Silva Harus Starter!
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:16
-
Real Madrid dan Catatan Historis yang Mengancam Peluang Juara Mereka
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:12
-
Kylian Mbappe dan Vinicius Junior Tumpang Tindih di Sisi Kiri
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:07
-
Mikel Arteta Sepakat Kontrak Baru Arsenal, Gajinya Naik Signifikan
Liga Inggris 23 September 2026, 00:05
-
Kylian Mbappe Tak Malu Akui Ingin Menangkan Ballon d'Or
Liga Spanyol 22 September 2026, 23:30
-
Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tolak Liverpool meski Didorong Sang Ibu
Liga Spanyol 22 September 2026, 22:55
-
Antonio Conte Semakin Dekat Jadi Manajer Baru MU?
Liga Inggris 22 September 2026, 22:34
-
Leny Yoro Mulai Terancam di Manchester United, 3 Bek Baru Masuk Radar
Liga Inggris 22 September 2026, 22:20
-
Tersisih di Era Xabi Alonso, Wonderkid Chelsea Ini Menolak Menyerah!
Liga Inggris 22 September 2026, 22:19
-
Tim Renang Putra Indonesia Finis Ke-6 di Final 4x100 Meter Gaya Ganti Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 22 September 2026, 22:11
-
Mantan Tangan Kanan Solskjaer Bakal Gantikan Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 22 September 2026, 22:08
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

