Quartararo: Marquez Itu Kombinasi Dewa, Malaikat, dan Iblis
Anindhya Danartikanya | 16 Desember 2019 15:30
Bola.net - Bukan rahasia lagi bahwa julukan pebalap Petronas Yamaha SRT MotoGP, Fabio Quartararo, adalah El Diablo, atau Sang Iblis dalam bahasa Indonesia. Meski begitu, menurutnya, siapakah Sang Malaikat dan Sang Dewa? Rider Prancis ini pun memberi jawabannya dalam wawancara dengan Marca.
Quartararo mendapatkan julukan El Diablo saat ia masih turun di Kejuaraan Nasional Spanyol (CEV) Moto3, yang ia juarai pada 2013-2014. Saking garangnya, orang-orang di paddock memanggilnya 'El Diablo'. Bahkan, julukan itu juga menjadi panggilan akrabnya dalam kehidupan sehari-hari.
"Soal 'Sang Iblis' yang sesungguhnya, saya bisa bilang saya sendiri, karena sayalah El Diablo. Tapi saya rasa itu karena itu julukan saya saja, karena ada banyak 'iblis' lain. Sementara 'Sang Malaikat' adalah Hafizh Syahrin," ujarnya sambil tertawa. "Tapi saya tak banyak memikirkan hal ini."
Soal Valentino Rossi
Lalu, siapakah 'Sang Dewa'? Rider 20 tahun ini menyebut Valentino Rossi, yakni pebalap yang jadi idolanya sejak masih anak-anak. Meski Rossi bukanlah inspirasinya untuk menjadi pebalap, Quartararo mengaku rider Italia tersebut lah yang membuatnya senang menonton MotoGP.
"Ya, saya rasa Vale lah 'Sang Dewa'. Ia adalah idola saya, karena saat saya masih kecil, saat masih berusia 6 tahun, Marc (Marquez) belum ada di MotoGP, dan saya tak terlalu ingat Jorge (Lorenzo)," ungkapnya.
"Tapi 14 tahun lalu Vale sudah meraih banyak kemenangan. Ia bukan orang yang mendorong saya turun di olahraga ini, tapi saya ingin nonton balapan di TV karena ingin nonton Vale," lanjut debutan terbaik MotoGP 2019 ini.
Soal Marc Marquez
Kini, bagaimana Quartararo mendefinisikan seorang Marc Marquez? Mengingat julukan 'Sang Iblis', 'Sang Malaikat', dan 'Sang Dewa' sudah ia berikan kepada rider lain.
"Saya rasa Marc adalah kombinasi dari ketiganya. Ia rider yang datang ke ajang ini dan langsung menjadi yang terbaik, apalagi ia masih punya ruang untuk berkembang," ungkap Quartararo.
Sejak debutnya di MotoGP pada 2013, Marquez memang selalu meraih gelar dunia kecuali pada 2015. Ia juga menggenggam delapan gelar dunia, dan koleksinya bisa bertambah karena masih berusia 26 tahun. Quartararo sendiri merasa takjub.
"Konsistensinya sepanjang 2019 sungguh menakjubkan. Ia hanya finis pertama atau kedua. Saya benar-benar tak tahu julukan apa yang harus saya berikan padanya berdasarkan musim ini. Saya rasa ini sungguh tak alami!" tutup Quartararo.
Baca Juga:
- KTM Ogah Ikut-ikutan 'Bursa Transfer' untuk MotoGP 2021
- Polisi Temukan Barang Bukti Pencurian di MotoGP Sepang
- Andrea Dovizioso: Marc Marquez Terlalu Kuat Bagi Semua Rival
- 'MotoGP Harus Pelajari Formula 1 Soal Cara Promosikan Balapan'
- Ragu Ikuti Jejak Valentino Rossi Jajal F1, Jack Miller Lebih Pilih Reli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






