Rebut 8 Gelar Dunia, Marc Marquez Akui Belajar dari 2015
Anindhya Danartikanya | 7 Oktober 2019 08:35
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyatakan bahwa dirinya belajar banyak dari musim 2015 demi meraih gelar dunia pada 2016, 2017, 2018, dan terutama 2019. Tahun 2015 memang diketahui merupakan satu-satunya musim Marquez meraih gelar dunia sejak menjalani debutnya di MotoGP pada 2013 lalu.
Musim itu, Marquez hanya mengoleksi 5 kemenangan dan kerap kali terjatuh. Alhasil, ia hanya duduk di peringkat ketiga. Konsistensi yang kala itu menjadi kelemahan terbesarnya, justru kini menjadi kekuatan terbesarnya. Dari 14 podium, 9 di antaranya adalah kemenangan, sementara sisanya adalah finis kedua.
"Kadang kita memang harus mundur satu langkah demi mau dua langkah. Saya merasa masih muda, tapi pada 2015 saya masih 22-23 tahun, saya tak punya pengalaman dan belajar banyak karena saya kerap kali terjatuh dalam balapan, dan saya mencari titik lemah saya," ungkap Marquez via Crash.net usai mengunci gelar di Buriram, Thailand.
Bukti Kerja Keras
Kerja keras Marquez untuk membalikkan kelemahannya menjadi sebuah kekuatan sangat terbukti dari hasil balapnya musim ini, serta jumlah kecelakaannya yang semakin menurun drastis ketimbang tahun-tahun sebelumnya.
"Kelemahan saya kala itu adalah konsistensi. Setiap tahun saya coba memperbaikinya, tapi sulit akibat perubahan dari tahun ke tahun. Tapi tahun ini justru kekuatan saya adalah konsistensi. Ini sangat menunjukkan betapa kerasnya kami bekerja dengan tim," lanjut pebalap berusia 26 tahun ini.
Fabio Quartararo di Luar Rencana
Marquez pun mengaku sangat percaya diri ketika memasuki musim 2019, prediksinya soal siapa saja yang akan menjadi rival terberatnya terbukti. Meski begitu, ada satu yang menjadi kejutan baginya, yakni debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang konsisten bertarung dengannya terutama pada paruh kedua musim ini, termasuk di Buriram.
"Saya sudah memperkirakan semuanya, tapi saya tak mengira Fabio bakal tampil di level setinggi ini. Di sini saya pikir Dovi lah yang bakal konsisten, Maverick sangat cepat, mungkin juga Suzuki, tapi saya pikir Fabio ada di luar semua itu. Tapi yang terpenting, siapa pun lawan kami, entar Ducati, Suzuki, atau Yamaha, kami selalu ada di depan," pungkasnya.
Marquez pun menjadi rider termuda dalam sejarah yang mampu meraih 8 gelar dunia, yakni dalam usia 26 tahun 231 hari. Kini ia hanya tertinggal satu gelar lagi dari Carlo Ubbiali, Mike Hailwood, dan Valentino Rossi.
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
Kembali Gagal Juara, Dovizioso: Marquez Makin Cerdas
Valentino Rossi: Marc Marquez Dominasi MotoGP Seperti Saya Dulu
8 Kali Juara Dunia, Marc Marquez Punya Catatan 'Menakutkan'
Video: Aksi Marc Marquez Kunci Gelar Dunia di MotoGP Thailand
Galeri Foto: Kunci Gelar di Thailand, Marquez Kembali Kuasai MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




