Remy Gardner Tekad Teruskan Rivalitas dengan Raul Fernandez di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 8 Desember 2021 13:33
Bola.net - Juara dunia Moto2 2021, Remy Gardner, ingin meneruskan rivalitasnya dengan Raul Fernandez di MotoGP 2022, di mana mereka akan kembali bertandem di Tech 3 KTM Factory Racing. Menurutnya, rivalitas dengan Fernandez memberikan dampak positif karena keduanya saling dorong untuk tampil kompetitif.
Mereka mulai bertandem di Moto2 musim ini, lewat Red Bull KTM Ajo, dan sengit memperebutkan gelar dunia, yang akhirnya jatuh ke tangan Gardner dengan keunggulan 4 poin saja. Namun, perlu diingat bahwa Fernandez meraih 12 podium, 8 kemenangan, dan 7 pole. Gardner sendiri meraih 12 podium, 5 kemenangan, dan 3 pole.
Lewat MotoGP.com, Jumat (3/12/2021), Gardner pun mengaku banyak belajar dari Fernandez. "Saya banyak belajar tahun ini, terutama dalam mengendalikan tekanan. Apalagi Raul, tandem saya, sangat cepat. Saya jelas akan membawa pelajaran ini sepanjang hidup saya, entah saat ke MotoGP atau saat melakukan hal lainnya," ujarnya.
Impian Belum Berakhir, Justru Baru Dimulai

Berkat prestasi mereka yang mentereng musim ini, Gardner dan Fernandez sama-sama dapat kans membela KTM di MotoGP 2022 bersama Tech 3. Gardner pun menyatakan bahwa ini adalah impian jadi nyata. Uniknya, ia mengakui bahwa inilah momen di mana perjuangan sesungguhnya akan dimulai.
"Satu impian lagi akan terwujud, yakni balapan di kelas tertinggi, di MotoGP, bersama 'anak-anak' besar. Balapan di MotoGP adalah impian setiap anak kecil di dunia balap motor. Jadi, impian saya belum berakhir, justru baru akan dimulai. Saya sangat menantikan debut saya," ungkap rider berusia 23 tahun ini.
Gardner juga menyatakan bahwa level MotoGP bakal sangat tinggi, dan tugasnya dalam beradaptasi pun menumpuk. Ia meyakini bahwa Fernandez lagi-lagi akan menjadi ancaman besar. Namun, ia juga melihat hal ini sebagai motivasi untuk tampil baik dan membawa KTM kembali kompetitif seperti pada 2020.
'Saya Remy, Bukan Wayne!'

"Banyak hal yang harus saya pelajari. Raul juga pasti akan cepat, karena ia bisa beradaptasi dalam waktu singkat. Ini bagus, karena kami saling dorong, dan saya harap kami bisa membantu KTM, serta membuat mereka menjadi lebih kuat. Semoga kami menjalani musim yang baik, bersenang-senang di atas motor yang keren," tutur Gardner.
Usai menjadi juara dunia Moto2 2021, Gardner pun mengikuti jejak sang ayah, Wayne Gardner, yang pernah menjuarai GP500 1987. Mereka menjadi pasangan ayah-anak kedua dalam sejarah yang mampu merebut gelar dunia Grand Prix, setelah Kenny Roberts sr dan Kenny Roberts jr.
Kini, Gardner juga mengikuti jejak ayah turun di kelas para raja. Namun, rider Australia ini mengaku tak ingin dibanding-bandingkan sang ayah. "Saya Remy Gardner, bukan Wayne! Meski ia selalu mendampingi saya, saya tetap menjalani musim ini sendiri. Jadi, kalau ada orang yang meragukan saya, silakan saja," pungkasnya.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Verstappen vs Hamilton: Trivia Unik Jelang Penentuan Juara 2021 di Formula 1 GP Abu Dhabi
- Mercedes-Red Bull Berdoa Hamilton-Verstappen Tak Saling Tabrak di Abu Dhabi
- Lewis Hamilton Sindir Max Verstappen: Aturan Formula 1 Tak Ditaati Salah Satu Pembalap
- Dorna Sports Rilis Kalender MotoE 2022, Gelar 14 Balapan
- Darryn Binder Tekad Intensif Latihan Pakai R1 Jelang Debut di MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





