'Rendah Hati, Kunci Valentino Rossi Tetap Gemilang'
Editor Bolanet | 30 April 2016 14:30
Kerjasama Cadalora dan Rossi ini bermula pada pertemuan rutin mereka tahun lalu saat berlatih di atas YZF-R1 di Sirkuit Misano, San Marino. Cadalora pun mengaku terkejut saat Rossi menggaetnya sebagai pelatih, dan makin terkejut lagi saat memahami lebih jauh etos kerja pebalap Italia tersebut.
Saya setuju dengan Vale saat ia berkata merupakan kesalahan besar bila kita merasa tahu segalanya. Kuncinya adalah selalu bersikap terbuka, mau belajar hal baru, mencoba solusi baru. Ketika saya masih aktif balapan, saya tidak mendengarkan saran semua orang, ujarnya.
Pria berusia 52 tahun ini juga menyadari bahwa Rossi merupakan pebalap penuh kejutan yang tak bisa dipahami pihak-pihak luar. Menurutnya, Rossi yang sekarang merupakan pebalap yang jauh lebih baik darinya saat masih aktif membalap.
Vale kuat di mana saya lemah, dan mau mengerahkan segalanya bahkan dengan setup buruk. Kontrasnya, dulu saya selalu menuntut motor sempurna. Ia punya sembilan gelar, 113 kemenangan, namun tetap rendah hati dan selalu bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Kini saya paham mengapa ia masih bisa menang dalam usia 37 tahun! tutup Cadalora. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















