Repotnya Alex Marquez Yakinkan Sang Kakak untuk Tak Kepikiran Pensiun Dini
Anindhya Danartikanya | 5 Desember 2022 13:46
Bola.net - Alex Marquez mengaku cukup repot meyakinkan sang kakak, Marc Marquez, untuk tak kepikiran ingin pensiun dini dari MotoGP sebelum menjalani operasi keempat pada lengan kanannya. Marc memang diketahui sempat pesimistis bisa pulih dari cedera patah tulang humerus yang berkepanjangan, sampai-sampai terpikir gantung helm.
Usai patah akibat kecelakaan di Jerez, Spanyol, pada Juli 2020, tulang Marc tiga kali dioperasi dalam rentang enam bulan. Ia lalu kembali balapan pada awal 2021, tetapi kondisi tulangnya tak kunjung membaik selama 1,5 tahun. Rasa pesimis Marc terus bertambah akibat diplopia alias penglihatan gandanya kerap kambuh pada awal 2022.
Saat itulah, Marc mulai kepikiran pensiun dini dalam usia 29 tahun. Lewat DAZN seperti yang dikutip Marca pada Kamis (1/12/2022), Alex pun mengaku terkejut atas pengakuan kakaknya. Ia bahkan menyatakan bahwa Marc sudah punya bayangan soal kegiatan macam apa yang bakal ia lakukan setelah berhenti balapan.
Ribuan Keraguan Sebelum Operasi Keempat

"Ia tak pernah terbuka bicara dengan saya soal pensiun, tapi hari itu ia membicarakannya. Saya sendiri tak pernah berpikir apa yang akan saya lakukan saat pensiun nanti. Tapi Marc ingin tetap ada di balap motor, membantu rider muda seperti sekarang. Saya pun bilang, 'Jangan konyol! Dalam empat hari kau bakal naik motor lagi'," kisah Alex.
Namun, pada awal Mei, Marc mulai digosipkan berencana menjalani operasi keempat usai mendapat saran dari para dokternya di Madrid, yang bekerja sama dengan tim dokter di Mayo Clinic, Minnesota, Amerika Serikat. Marc pun sempat ragu operasi itu bakal berhasil, dan sempat urung menyetujui saran-saran dokternya.
"Saat itu ada ribuan keraguan, dan saya bilang, 'oke, bagaimana jika kau tak melakukannya (operasi keempat)? Apa kau bisa berkompetisi? Jelas tidak. Jadi, kau dapat jawabannya: pergilah menjalani operasi. Setelahnya, kau akan lihat apakah kau bisa balapan lagi. Kau tak boleh begini'," ungkap Alex sembari mengenang.
Tak Ada yang Namanya 'Super Marc'

Walau sedih melihat kondisi kakaknya yang belum 100% bugar seperti sediakala, Alex menyatakan bahwa peristiwa ini membuktikan bahwa Marc tetap manusia biasa walau berstatus delapan kali juara dunia. Meski begitu, juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini yakin Marc akan kembali kompetitif seperti dulu.
"Tak ada yang namanya 'Super Marc'. Marc juga manusia. Aksi-aksi 'save', mengalami kecelakaan dan dua menit setelahnya kembali ke garasi... itu memang tidak normal. Namun, itu momen-momen di mana ia tak beruntung. Itu momen berat, tetapi ia rider yang luar biasa dan telah melakukan hal-hal menakjubkan," tutur Alex.
Rider 26 tahun ini juga menyatakan sang kakak pasti sudah memetik banyak pelajaran dari momen kelam ini, dan pelajaran berharga tersebut akan membuatnya lebih tangguh. "Orang akan terus berevolusi. Marc pun takkan kehilangan DNA-nya. Namun, dengan segala hal yang terjadi, ia pasti bakal lebih kuat," tutupnya.
Sumber: DAZN, Marca
Baca juga:
Makin Berkurang: Anggota VR46 Riders Academy Tinggal 6 Pembalap, Siapa Saja?
Alex Marquez: Fokus Pulih, Gelar Dunia Ke-9 Bukan Prioritas Marc Marquez
Presiden FIM: Tim Valentino Rossi Pindah ke Yamaha di MotoGP 2024
10 Pembalap Formula 1 dengan Gaji Tertinggi: Lebih Banyak Max Verstappen atau Lewis Hamilton?
Gara-Gara Covid-19, Lagi-Lagi Formula 1 Batalkan Balapan di China
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

