Romano Fenati: Saya Berutang Banyak pada Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 13 Februari 2019 14:35
Bola.net - - Meski kerap melakukan tindakan-tindakan kontroversial selama berkarier di ajang Grand Prix, tak bisa dimungkiri bahwa Romano Fenati merupakan salah satu pebalap motor bertalenta. Sederet prestasi gemilang ia peroleh di kelas Moto3, dan atas alasan ini Valentino Rossi sempat menjadikan Fenati sebagai salah satu anak didiknya.
Fenati menjalani debutnya di Moto3 pada 2012 dan langsung tampil menggebrak dengan meraih empat podium dan satu kemenangan. Pada 2014, ia pun menjadi anggota VR46 Riders Academy dan membela Sky Racing VR46, serta meraih enam podium dan empat kemenangan. Sayangnya, kerja sama ini berakhir pada pertengahan 2016.
Dalam pekan balap di Austria, Fenati tak diizinkan menjalani balapan oleh timnya, usai dinyatakan berperilaku tak sesuai dengan aturan internal tim, meski tak menjelaskan secara jelas apa kesalahan yang telah ia lakukan. Beberapa hari setelah pekan balap tersebut berakhir, Fenati dinyatakan tak lagi menjadi bagian dari organisasi balap VR46.
Tak Cocok Sistem VR46

Fenati pun akhirnya angkat bicara soal perpisahannya dengan VR46 lewat wawancaranya bersama La Gazzetta dello Sport baru-baru ini. Sempat dikabarkan cekcok dan baku hantam dengan Project Leader VR46, Alessio 'Uccio' Salucci, Fenati justru menyatakan bahwa perpisahan ini diakibatkan dirinya yang tak bisa memenuhi komitmen untuk bertempat tinggal di Tavullia, Italia, yakni markas VR46.
"Ada banyak kabar simpang siur soal putusnya kerja sama saya dengan VR46. Mereka memang kesempatan emas, tapi ada beberapa hal yang tak cocok untuk saya. Tinggal di luar Ascoli sungguh tak terpikirkan oleh saya. Saya jadi tak terikat dengan rumah lagi. Bahkan jika bisa, saya lebih suka berangkat balapan pada hari Kamis. Inilah beban terbesar saya," ungkapnya.
Tetap Idolakan Rossi
Dalam wawancara ini pula, Fenati ditanya soal siapa pebalap motor yang selama ini menjadi idola sekaligus inspirasinya. "Max Biaggi!" jawabnya, namun setelah beberapa saat, ia memberikan ralat. Dalam jawabannya, rider 23 tahun ini justru mengisyaratkan bahwa dirinya tak punya masalah pribadi dengan Rossi.
"Tidak. Ayolah. Jelas Valentino. Ia menaruh rasa percaya pada saya. Saya berutang banyak padanya. Perfomanya bisa baik dan buruk, tapi dalam usia 40 tahun ia masih ada di papan atas. Apalagi yang bisa Anda katakan soal dia?" tutur Fenati.
Masih Ingin ke MotoGP
Fenati, yang lisensi balapnya dibekukan oleh FIM dan FMI sampai 21 Februari mendatang usai insiden 'Brake Grab' dengan Stefano Manzi tahun lalu, dipastikan bakal kembali membela Marinelli Snipers Team di Moto3 2019. Ia pun mengaku masih membidik target untuk turun di MotoGP suatu saat nanti.
"Apakah saya memikirkan MotoGP? Jelas. Jika sebuah tim menginginkan saya, saya akan berusaha beradaptasi. Saya siap untuk belajar. Selain harus berlatih keras, Anda juga harus bisa mengembangkan motor. Saya yakin bisa balapan di MotoGP. Saya pernah melawan nyaris semua rider yang sekarang turun di sana, dan saya terbukti bisa mengalahkan mereka di masa lalu," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





