Rombak Susunan Pembalap, Ducati Rasakan Angin Segar Jelang MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 17 Maret 2021 13:40
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyatakan bahwa pihaknya merasakan angin segar usai nekat merombak susunan pembalap di ketiga tim mereka menjelang MotoGP 2021. Seperti diketahui, kini Ducati Lenovo Team, Pramac Racing, dan Esponsorama Racing punya line up pembalap yang benar-benar baru.
Ducati Lenovo Team kini menaungi Jack Miller dan Pecco Bagnaia. Pramac Racing dibela oleh Johann Zarco dan rider berstatus debutan Jorge Martin. Esponsorama Racing pun akan menurunkan juara dunia dan runner up Moto2 2020, Enea Bastianini dan Luca Marini. Dari enam rider ini, Zarco jadi rider tertua dengan usia 30 tahun.
Dengan para penggawa yang masih belia, Ducati pun merasakan angin segar dalam sistem kerja mereka. Suasana penuh semangat muda ini pun sudah terasa di uji coba pramusim di Qatar pada 6-12 Maret. Kepada MOW Magazine, Jumat (12/3/2021), Ciabatti pun mengaku pihaknya sangat senang.
Atmosfer Penuh Antusiasme

"Kami sangat senang. Ada atmosfer penuh antusiasme di garasi kami. Ada semangat tinggi untuk bekerja keras. Kami memperbarui seluruh line up dan para rider sedang berada di puncak motivasi mereka. Bagi Jack dan Pecco, ini pengalaman pertama mereka sebagai rider tim pabrikan. Jadi, mereka sangat bersemangat," ungkap Ciabatti.
"Johann sempat berada di ambang pensiun, tapi kini menemukan motor yang mirip dengan motor tim pabrikan. Kami juga punya tiga debutan, yakni Jorge Martin, Enea Bastianini, dan Luca Marini. Kedatangan mereka sangatlah menarik. Tak hanya itu, ketiganya punya karakter berbeda, namun mudah berbaur dengan timnya," lanjutnya.
Ciabatti juga mengaku senang para pembalap Ducati, terutama yang lebih senior dan berpengalaman, tampil sangat baik dalam uji coba pramusim. Ia juga berharap, meski para pembalapnya memiliki karakter yang berbeda-beda, kerja sama mereka berjalan sangat baik dalam waktu jangka panjang.
Makin Semangat Rebut Gelar Dunia Lagi

"Ada senyuman di wajah Jack. Ia sangat senang. Pecco lebih suka berpikir, tapi di trek ia juga sangat kuat. Johann juga punya keunikan sendiri. Saat rehat antara uji coba pertama dan kedua, semua orang bersantai di kolam renang, sementara ia main gitar. Begitulah Johann: seniman dalam kehidupan, dan pejuang di dalam trek," ujarnya.
Kini dengan line up baru, Ciabatti menegaskan target pihaknya tetap gelar dunia pembalap, terutama lewat Miller dan Bagnaia. Ciabatti tak memungkiri, sama seperti Ferrari di Formula 1, Ducati punya tekanan khusus dari publik Italia untuk kembali menjuarai MotoGP.
"Setiap tahun, kami turun lintasan dengan target gelar dunia. Tahun ini juga bukan perkecualian. Pada 2020, kami memang punya beberapa penyesalan karena tak bisa dengan baik memanfaatkan absennya Marc Marquez, yang selama ini jadi rival sengit kami dalam perebutan gelar. Atas ribuan alasan, tak memungkinkan," tutupnya.
Sumber: MOW Magazine
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
Ducati: Pisah dengan Andrea Dovizioso Rasanya Menyakitkan
Michele Pirro: Marc Marquez Lewati Periode 'Neraka', Bakal Turun di MotoGP Qatar
'Saat Kembali Kembali, Marc Marquez Tak Mungkin Jadi Lamban'
Graziano Rossi: Valentino Rossi Memang Butuh Rivalitas dengan Franco Morbidelli
Marc Marquez Bikin Gebrakan Latihan Pakai RC213V-S di Sirkuit Catalunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


