Rossi Beri Vinales Peringatan: Perjalanan Masih Panjang
Anindhya Danartikanya | 1 Desember 2018 09:45
Bola.net - - Sementara Maverick Vinales mengaku sangat puas atas performa mesin terbaru Yamaha selama uji coba pascamusim MotoGP di Valencia dan Jerez, Valentino Rossi justru masih ketar-ketir. Meski keduanya sepakat soal mesin mana yang harus menjadi fokus 2019, Rossi yakin mesin tersebut belum cukup kuat untuk diajak bertarung dengan Honda dan Ducati.
Di sisi lain, Vinales juga memuji kinerja Yamaha, menilai bahwa tim pabrikan asal Iwata, Jepang itu telah mengatasi masalah teknis yang ada, seperti akselerasi. Ia bahkan yakin Yamaha sudah cukup kuat untuk merebut gelar. Rossi, ternyata tak sependapat. Ia yakin Yamaha belum cukup berupaya keras untuk bangkit dari keterpurukan.
"Saya sangat suka optimisme Maverick, tapi sebelum kami merayakan kemenangan, kami harus mengatasi masalah lebih dulu. Saya berkata begini bukan berarti saya tak mengindahkan fakta bahwa ia memang cepat di Jerez, dan merupakan salah satu rider terbaik di lintasan. Bisa dikatakan saya hanya berharap Maverick benar," ujar Rossi kepada GPOne sembari tertawa.
Ingin Yamaha Tiru Honda-Ducati
Rossi juga kembali menyatakan betapa pentingnya bagi Yamaha untuk menambah sumber daya manusia demi mengembalikan YZR-M1 sebagai motor terkuat di MotoGP, mengingat Honda dan Ducati telah mengerahkan berbagai engineer dan teknisi di setiap sektor balap mereka. Rossi bahkan menyebut kedua pabrikan ini telah mengadaptasi sistem kerja Formula 1, hal yang belum berani dilakukan Yamaha.
"Situasi teknis di MotoGP telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Ducati adalah tim pertama yang melakukan perubahan besar, terutama soal banyaknya orang yang bekerja di lintasan dan di markas. Secara proporsi, mereka bekerja nyaris mendekati organisasi F1 dan Honda mengikuti metode ini. Inilah yang saya bicarakan selama beberapa bulan terakhir. Kami harus melakukan hal serupa jika kami ingin bertarung dengan mereka," ujarnya.
Perjalanan Masih Panjang
Rider Italia berusia 39 tahun ini tak memungkiri bahwa mesin terbaru yang ia dan Vinales pilih untuk digunakan pada 2019 punya performa yang lebih baik dibanding mesin 2018, namun yakin mesin ini masih tertinggal jauh dari para kompetitor.
"Kami mampu meningkatkan performa namun masih ada banyak hal yang harus diperbaiki jika ingin bertarung dengan Honda, Ducati dan Suzuki. Kami masih kesulitan, dan kemajuan kami tak cukup besar. Tapi saya berpikir lebih positif karena ritme balap saya kuat. Motor kami bekerja dengan baik, namun masalahnya rival kami masih lebih kuat. Perjalanan masih panjang," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


