'Rossi di Qatar Adalah Rossi yang Dulu'
Editor Bolanet | 4 April 2015 18:00
- Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis menyatakan bahwa performa gemilang Valentino Rossi di MotoGP Qatar akhir pekan lalu mengingatkannya pada Valentino Rossi yang dulu, yakni jiwa The Doctor yang masih muda dan bersemangat menjalani balapan.
Rossi yang start dari posisi kedelapan, mengalami start buruk dan sempat melorot ke posisi 10. Meski begitu, ia sukses mengejar pebalap lain hingga akhirnya meraih kemenangan. Menurut Jarvis, hal inilah yang membuatnya teringat masa-masa jaya Rossi dulu.
Yang kami lihat di Qatar adalah Vale yang klasik. Dulu ia sering sekali buruk di sesi latihan, namun mampu berada di depan saat balapan. Saat start, Vale dan motornya selalu dalam kondisi terbaik. Ia tampil begitu sensasional, padahal sudah berusia 36 tahun, ujarnya kepada Speedweek.
Jarvis pun meyakini motivasi Rossi begitu besar seperti pebalap muda. Untuk pertama kalinya dalam lima tahun, baru kali ini Vale seperti menjalani debut di kejuaraan dunia. Ia sempat tertinggal di posisi 10, namun ia langsung mengejar. Saya speechless. Ia begitu menakjubkan, tutupnya. [initial]
(sw/kny)
Rossi yang start dari posisi kedelapan, mengalami start buruk dan sempat melorot ke posisi 10. Meski begitu, ia sukses mengejar pebalap lain hingga akhirnya meraih kemenangan. Menurut Jarvis, hal inilah yang membuatnya teringat masa-masa jaya Rossi dulu.
Yang kami lihat di Qatar adalah Vale yang klasik. Dulu ia sering sekali buruk di sesi latihan, namun mampu berada di depan saat balapan. Saat start, Vale dan motornya selalu dalam kondisi terbaik. Ia tampil begitu sensasional, padahal sudah berusia 36 tahun, ujarnya kepada Speedweek.
Jarvis pun meyakini motivasi Rossi begitu besar seperti pebalap muda. Untuk pertama kalinya dalam lima tahun, baru kali ini Vale seperti menjalani debut di kejuaraan dunia. Ia sempat tertinggal di posisi 10, namun ia langsung mengejar. Saya speechless. Ia begitu menakjubkan, tutupnya. [initial]
Baca Juga:
Dovizioso: Bahan Bakar Dikurangi? Tak Masalah!
Rossi Beri Trofi MotoGP Qatar ke Bocah Penderita Leukemia
Jelang Austin, Ducati Belum Mau Berbangga Diri
Rossi: Yamaha Biasanya Lemah di Austin
Kembali Kalahkan Marquez, Ambisi Besar Iannone
Stoner 'Batal' Gantikan Pedrosa, Kenapa?
Dokter Belum Bisa Tentukan Comeback Pedrosa
Stoner Tuduh MotoGP 'Hancurkan' Suzuka 8 Hours
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













