Rossi: Ikuti Balapan di Monza Adalah Obat Terbaik
Editor Bolanet | 17 April 2012 18:00
- Valentino Rossi dan sahabat masa kecilnya, Alessio 'Uccio' Salucci boleh hanya finis di urutan ke-18 saat menjalani balapan Blancpain Endurance Series di Sirkuit Monza, Italia pada hari Minggu lalu (15/4), namun berpartisipasi dalam ajang tersebut sepertinya telah memompa semangat The Doctor setelah menjalani balapan yang buruk di MotoGP Qatar.
Setelah insiden Salucci pada jam kedua yang membuat timnya berada di posisi ke-29, Rossi yang mengendarai mobil Ferrari 458 dapat sedikit memperbaiki posisi, yakni di posisi ke-18.
Mengikuti kejuaraan balap ini merupakan obat terbaik, ujar Rossi kepada Gazzetta dello Sport. Saya senang saya bisa berpartisipasi. Setelah menjalani balapan seperti Qatar, kami menginginkan sedikit hiburan. Saya mengendarai mobil tersebut dengan baik.
Meski cuaca pada saat balapan tersebut tidak menentu, Rossi menyatakan bahwa dirinya tidak keberatan untuk mengikuti balapan enduro lainnya.
Kami membayar semua usaha dalam debut kami. Saya sempat lupa memasang headset, saya menjalani tiga lap dan mengalami spin, kontrol traksi juga mati. Untuk memperbaiki sistem, saya harus mematikan mesin mobil ketika berada di lintasan lurus. Kami akan memeriksa kalender kami, dan saya akan senang jika mendapat kesempatan membalap lagi, imbuh pebalap berusia 33 tahun tersebut.
Manajer tim Ducati, Vittoriano Guareschi juga tampak hadir dalam balapan tersebut untuk mendampingi Rossi dari garasi tim. Hal ini pun secara tak langsung membuktikan bahwa 'perceraian' antara Rossi dan Ducati tidak terjadi. (twb/kny)
Setelah insiden Salucci pada jam kedua yang membuat timnya berada di posisi ke-29, Rossi yang mengendarai mobil Ferrari 458 dapat sedikit memperbaiki posisi, yakni di posisi ke-18.
Mengikuti kejuaraan balap ini merupakan obat terbaik, ujar Rossi kepada Gazzetta dello Sport. Saya senang saya bisa berpartisipasi. Setelah menjalani balapan seperti Qatar, kami menginginkan sedikit hiburan. Saya mengendarai mobil tersebut dengan baik.
Meski cuaca pada saat balapan tersebut tidak menentu, Rossi menyatakan bahwa dirinya tidak keberatan untuk mengikuti balapan enduro lainnya.
Kami membayar semua usaha dalam debut kami. Saya sempat lupa memasang headset, saya menjalani tiga lap dan mengalami spin, kontrol traksi juga mati. Untuk memperbaiki sistem, saya harus mematikan mesin mobil ketika berada di lintasan lurus. Kami akan memeriksa kalender kami, dan saya akan senang jika mendapat kesempatan membalap lagi, imbuh pebalap berusia 33 tahun tersebut.
Manajer tim Ducati, Vittoriano Guareschi juga tampak hadir dalam balapan tersebut untuk mendampingi Rossi dari garasi tim. Hal ini pun secara tak langsung membuktikan bahwa 'perceraian' antara Rossi dan Ducati tidak terjadi. (twb/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







