'Rossi Sulit Ulang Prestasi 20 Tahun Lalu, Quartararo Bakal Menang'
Anindhya Danartikanya | 21 Agustus 2019 14:22
Bola.net - Tiga kali juara dunia, Luca Cadalora, meyakini bahwa Yamaha harus segera bertindak tegas memperbaiki performa YZR-M1 untuk membantu Valentino Rossi kembali kompetitif, namun juga yakin bahwa perjalanan The Doctor ke tangga juara bakal sulit. Hal ini disampaikan Cadalora kepada Motosan.
Cadalora sempat menjadi pelatih balap Rossi di MotoGP pada 2017 dan 2018, namun akhirnya memutuskan mundur pada akhir tahun lalu karena ingin lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga. Pria asal Italia ini pun yakin Yamaha harus segera membenahi masalah grip dan elektronik yang mereka 'derita' sejak tiga tahun lalu.
"Yamaha belum bisa memberikan motor bertenaga kepada para ridernya. Padahal ini bisa memperbaiki akselerasi dan top speed yang selama ini jadi kendala mereka. Jika tak punya tenaga, tak punya akselerasi, jika tak lincah, atau setidaknya tak menyamai performa motor para rival, maka bakal sulit bersaing dengan mereka," ujarnya.
Tak Bisa Seperti Saat Masih 20 Tahun
Di lain sisi, Cadalora meyakini bahwa usaha Rossi menuju gelar dunia ke-10 takkan mudah. Kini berusia 40 tahun, Rossi tak dimungkiri Cadalora bakal kesulitan mengulang prestasinya yang terdahulu. Sebagai catatan, Rossi belum juga kembali menang sejak MotoGP Assen, Belanda pada 2017.
"Meski Vale masih selalu punya ambisi yang sama, dan selalu berusaha untuk tampil sekompetitif mungkin, sudah jelas Anda tak bisa meminta seseorang yang berusia 40 tahun untuk mengulangi hal-hal yang dulu ia lakukan saat masih berusia 20 tahun," ungkapnya.
Fabio Quartararo Harus Siap
Cadalora tak lupa berkomentar soal debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang musim ini tampil menggebrak, serta digadang-gadang menjadi pengganti Rossi di Monster Energy Yamaha. Meski begitu, Cadalora yakin El Diablo harus siap mental menjalani tugasnya sebagai rider tim pabrikan suatu saat nanti.
"Fabio akan segera meraih kemenangan perdananya di MotoGP. Orang-orang Jepang sangatlah serius, sangat berani, sangat kompetitif, tapi mentransfer informasi dan perasaan pebalap kepada para insinyur dari departemen balap mereka selalu menjadi tugas yang sangat rumit," pungkas Cadalora.
Menjelang MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone akhir pekan nanti, Rossi dan Quartararo masing-masing berada di peringkat kelima dan ketujuh pada klasemen pebalap, dengan koleksi 103 dan 92 poin.
Sumber: Motosan
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59













