Sabet Gelar Dunia Lagi, Vettel Akui Brazil Terberat
Editor Bolanet | 26 November 2012 07:00
- Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel mengaku bahwa Formula 1 GP Brazil hari Minggu (25/11) waktu setempat merupakan balapan terberat yang pernah ia jalani.
Pebalap Jerman itu menjalani start dari posisi keempat, namun terpaksa melorot ke posisi ketujuh pada tikungan pertama. Tak lama kemudian, ia tertabrak Bruno Senna (Williams) dan mobilnya mengalami kerusakan. Ia pun kembali melorot ke posisi terbuncit.
Vettel pun segera memperbaiki posisi ke urutan ketujuh. Namun lintasan yang diguyur hujan dan kemudian mengering membuatnya kesulitan.
Balapan kali ini sungguh tak dapat dipercaya. Para rival membuat kami sungguh kesulitan. Saya cukup beruntung tak seorang pun menabrak saya di tikungan keempat, ujar Vettel.
Pebalap berusia 25 tahun itupun sempat mengalami kesalahan pitstop di bagian akhir balapan. Namun ia berhasil finis di posisi keenam, cukup membuatnya bisa mengunci gelar dunia musim ini.
Saya rasa balapan ini merupakan yang terberat. Namun kami berusaha tetap percaya diri. Banyak orang melakukan trik kotor, namun kami tak terpengaruh. Kami terus berusaha keras hingga akhir, lanjutnya.
Vettel pun mengaku dampak kerusakan mobilnya semakin terasa jelas ketika lintasan mulai mengering. Untungnya, sayap depan kami utuh. Namun pada saat lintasan mulai kering, mobil kami kehilangan ritme. Balapan ini begitu sulit. Kami harus berusaha keras terus-menerus untuk berada di posisi depan, pungkasnya.
Gelar dunia musim ini adalah gelar dunia ketiga Vettel yang sekaligus ia peroleh dalam tiga tahun beruntun. Gelar ini juga membuatnya dinobatkan sebagai tiga kali juara dunia termuda sepanjang sejarah F1. (gpu/kny)
Pebalap Jerman itu menjalani start dari posisi keempat, namun terpaksa melorot ke posisi ketujuh pada tikungan pertama. Tak lama kemudian, ia tertabrak Bruno Senna (Williams) dan mobilnya mengalami kerusakan. Ia pun kembali melorot ke posisi terbuncit.
Vettel pun segera memperbaiki posisi ke urutan ketujuh. Namun lintasan yang diguyur hujan dan kemudian mengering membuatnya kesulitan.
Balapan kali ini sungguh tak dapat dipercaya. Para rival membuat kami sungguh kesulitan. Saya cukup beruntung tak seorang pun menabrak saya di tikungan keempat, ujar Vettel.
Pebalap berusia 25 tahun itupun sempat mengalami kesalahan pitstop di bagian akhir balapan. Namun ia berhasil finis di posisi keenam, cukup membuatnya bisa mengunci gelar dunia musim ini.
Saya rasa balapan ini merupakan yang terberat. Namun kami berusaha tetap percaya diri. Banyak orang melakukan trik kotor, namun kami tak terpengaruh. Kami terus berusaha keras hingga akhir, lanjutnya.
Vettel pun mengaku dampak kerusakan mobilnya semakin terasa jelas ketika lintasan mulai mengering. Untungnya, sayap depan kami utuh. Namun pada saat lintasan mulai kering, mobil kami kehilangan ritme. Balapan ini begitu sulit. Kami harus berusaha keras terus-menerus untuk berada di posisi depan, pungkasnya.
Gelar dunia musim ini adalah gelar dunia ketiga Vettel yang sekaligus ia peroleh dalam tiga tahun beruntun. Gelar ini juga membuatnya dinobatkan sebagai tiga kali juara dunia termuda sepanjang sejarah F1. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
Liga Inggris 10 Juli 2026, 10:59
-
Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
Lain Lain 10 Juli 2026, 09:21
-
Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Timnas Prancis Catatkan Rekor Baru!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 09:02
-
Tes Medis Lancar, MU Resmikan Transfer Andrey Santos Hari Ini
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:37
-
Andrey Santos Beres, MU Tuntaskan Transfer Ketiga Di Musim Panas ini!
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:26
-
Diam tetapi Mematikan Seperti Ousmane Dembele
Piala Dunia 10 Juli 2026, 06:08
-
Man of the Match Prancis vs Maroko: Kylian Mbappe
Piala Dunia 10 Juli 2026, 05:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














