Salip Indonesia, Thailand Bakal Gelar MotoGP Tahun 2015
Editor Bolanet | 21 Juni 2013 20:30
- Thailand kemungkinan besar akan menggelar balapan MotoGP pada tahun 2015 nanti. Ketertarikan Asia Tenggara pada MotoGP kian meningkat dalam beberapa tahun terakhir, namun hanya Malaysia yang menjadi tuan rumah kejuaraan balap motor terakbar tersebut.
Perwakilan dari pengelola Buriram International Circuit (BRIC), Thailand pun telah melakukan diskusi serius dengan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta di Sirkuit Mugello, Italia beberapa waktu lalu.
Di Mugello kami melakukan pembicaraan dengan perwakilan dari proyek Thailand. Mereka bilang mereka akan menyelesaikan proyek tersebut secepat mungkin. Bisa jadi mereka bergabung pada tahun 2015 nanti, ujar Ezpeleta.
Menurut MCN, pasar utama MotoGP di Asia Tenggara sejatinya adalah Indonesia. Namun pengelolaan Sirkuit Sentul dan pembangunan sirkuit lainnya tak mengalami progres yang signifikan.
Ada banyak perbincangan tentang beberapa tempat di Indonesia, namun belum ada kesepakatan, tutur Ezpeleta.
Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis yang sudah sering mengunjungi Indonesia bersama Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, juga merupakan salah satu orang yang getol bahwa MotoGP harus digelar di Tanah Air.
MotoGP harus menjadi olahraga global. Kami harus memperbaiki kesenjangan yang kami alami. Kami tak ingin empat kali balapan di Spanyol. Kami ingin lebih banyak balapan di Asia dan Amerika Selatan. Dengan begitu ketertarikan media dan penggemar kepada kami akan meluas dan hal ini sangat krusial untuk MotoGP, tuntas Jarvis. (mcn/kny)
Perwakilan dari pengelola Buriram International Circuit (BRIC), Thailand pun telah melakukan diskusi serius dengan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta di Sirkuit Mugello, Italia beberapa waktu lalu.
Di Mugello kami melakukan pembicaraan dengan perwakilan dari proyek Thailand. Mereka bilang mereka akan menyelesaikan proyek tersebut secepat mungkin. Bisa jadi mereka bergabung pada tahun 2015 nanti, ujar Ezpeleta.
Menurut MCN, pasar utama MotoGP di Asia Tenggara sejatinya adalah Indonesia. Namun pengelolaan Sirkuit Sentul dan pembangunan sirkuit lainnya tak mengalami progres yang signifikan.
Ada banyak perbincangan tentang beberapa tempat di Indonesia, namun belum ada kesepakatan, tutur Ezpeleta.
Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis yang sudah sering mengunjungi Indonesia bersama Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, juga merupakan salah satu orang yang getol bahwa MotoGP harus digelar di Tanah Air.
MotoGP harus menjadi olahraga global. Kami harus memperbaiki kesenjangan yang kami alami. Kami tak ingin empat kali balapan di Spanyol. Kami ingin lebih banyak balapan di Asia dan Amerika Selatan. Dengan begitu ketertarikan media dan penggemar kepada kami akan meluas dan hal ini sangat krusial untuk MotoGP, tuntas Jarvis. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Presiden 2026: Pemain Baru Arema FC Mulai Menjanjikan
Bola Indonesia 29 Juli 2026, 21:09
-
Tottenham Menang Adu Penalti atas Sydney FC, Mathys Tel Curi Perhatian
Liga Inggris 29 Juli 2026, 19:58
-
Demi Rodri, Real Madrid Mulai Buka Negosiasi dengan Manchester City
Liga Spanyol 29 Juli 2026, 19:41
-
Chelsea Punya 5 Wonderkid yang Siap Meledak pada Musim 2026/2027
Liga Inggris 29 Juli 2026, 18:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16



















