
Bola.net - Gianni Infantino kembali menjadi pusat perhatian setelah surat yang dikirim kepada seluruh asosiasi anggota FIFA bocor ke publik. Presiden FIFA itu menawarkan paket dana senilai US$10 miliar (Rp179,8 triliun) apabila setiap federasi menyetujui rencana penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta.
Usulan tersebut memberikan waktu enam pekan bagi setiap asosiasi untuk menentukan sikap. Apabila mayoritas memilih mempertahankan sistem yang berlaku saat ini, FIFA hanya akan melanjutkan program pengembangan senilai US$2,7 miliar (Rp48,5 triliun).
Rencana itu langsung memicu respons keras dari berbagai konfederasi dan federasi nasional. Sejumlah pihak mempertanyakan proses pengambilan keputusan, sementara beberapa negara Eropa mulai mempertimbangkan langkah yang lebih ekstrem.
FIFA Tawarkan Dana Besar kepada Asosiasi Anggota
Berdasarkan isi surat yang beredar, setiap asosiasi anggota berpeluang memperoleh hingga US$40 juta (Rp719,1 miliar) jika proposal tersebut disetujui. Dana itu akan mulai tersedia pada 1 Januari 2027 sebagai bagian dari siklus pendanaan baru FIFA.
Gianni Infantino menegaskan keputusan sepenuhnya berada di tangan masing-masing anggota. Ia menulis, "Keputusan untuk melanjutkan proposal ini sepenuhnya berada di tangan Anda. Jika Anda memilih melanjutkannya, paket US$10 miliar akan tersedia mulai 1 Januari 2027, membuka fase berikutnya dalam perjalanan kita bersama."
Gelombang Penolakan dari Berbagai Federasi
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengaku tidak mengetahui adanya proposal tersebut sebelum informasi itu muncul di media. Federasi tersebut juga mengaku belum menerima rincian substansial mengenai isi maupun syarat yang melekat pada rencana tersebut.
Namun, kekhawatiran serupa juga datang dari berbagai kawasan. Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf), Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), serta Federasi Sepak Bola Prancis mempertanyakan minimnya proses tata kelola sebelum proposal dipublikasikan.
Concacaf menyampaikan, "Kami sangat prihatin terhadap tidak adanya proses yang semestinya. Setiap keputusan yang kami ambil harus dipandu oleh tata kelola yang baik, proses yang kuat, dan pengelolaan jangka panjang."
UEFA Bahas Ancaman Boikot Piala Dunia
UEFA menjadi pihak yang memberikan reaksi paling keras terhadap rencana tersebut. Sejumlah laporan mengungkapkan beberapa negara Eropa mulai mempertimbangkan boikot terhadap edisi Piala Dunia mendatang apabila proposal tetap dijalankan.
Akan tetapi, keputusan akhir belum diambil karena 55 asosiasi anggota UEFA dijadwalkan menggelar pertemuan virtual untuk membahas langkah berikutnya. Jika ancaman itu benar-benar diwujudkan, dampaknya akan sangat besar mengingat dominasi negara-negara Eropa dalam sejarah dan persaingan Piala Dunia.
Sumber: Sports Illustrated
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 29 Juli 2026 19:41Demi Rodri, Real Madrid Mulai Buka Negosiasi dengan Manchester City
-
Liga Inggris 29 Juli 2026 18:44Chelsea Punya 5 Wonderkid yang Siap Meledak pada Musim 2026/2027
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 29 Juli 2026 19:41Demi Rodri, Real Madrid Mulai Buka Negosiasi dengan Manchester City
-
Liga Inggris 29 Juli 2026 18:44Chelsea Punya 5 Wonderkid yang Siap Meledak pada Musim 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 29 Juli 2026 11:40Cesc Fabregas Dukung Roberto Mancini Kembali Tangani Timnas Italia
-
piala dunia 29 Juli 2026 09:40UEFA Pertimbangkan Boikot Piala Dunia karena Rencana Investasi FIFA
-
piala dunia 29 Juli 2026 07:51Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
SOROT
-
Liputan6 29 Juli 2026 20:32KPK Bawa Dokumen Penting Usai Periksa Plt Bupati Sukoharjo
-
Liputan6 29 Juli 2026 20:21Bupati Gowa Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Seragam Sekolah Rp 16 M
-
Liputan6 29 Juli 2026 20:10Menko Airlangga: Penunjukan Gubernur BI di Tangan Presiden
-
Liputan6 29 Juli 2026 19:59Dedi Mulyadi Ungkap Jaringan Begal di Jabar Mayoritas dari Lampung
-
Liputan6 29 Juli 2026 19:41BGN Ubah Strategi MBG, Daerah dengan Stunting Tinggi Kini Jadi Prioritas
MOST VIEWED
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Hantam Timnas Italia
Terkoneksi dengan Perusahaan Judi Rusia, Andrea Pirlo Terancam Gagal Latih Timnas Italia?
Andrea Pirlo Buka Suara soal Polemik Pelatih Timnas Italia dan Skandal Judi
Italia Kembali Terjebak Pilihan Lama, Mancini dan Conte Jadi Kandidat Pelatih Baru
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310568/original/051735100_1785322055-Screenshot_20260729-112730_Video_Player.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310682/original/086875600_1785331277-932159.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157992/original/006122100_1781012295-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-9_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310662/original/070236000_1785329950-IMG-20260729-WA0160.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310647/original/075722400_1785328875-IMG_2962.jpg)
