Sama-Sama Ngotot, Marquez 'Rileks' Usai Rossi Jatuh
Anindhya Danartikanya | 6 November 2018 11:10
Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku bahwa sesi balap MotoGP Malaysia di Sepang pada Minggu (4/11) merupakan balapan yang sulit meski ia sukses merebut kemenangan. Marquez merasa tak mampu mendapatkan RC213V yang 'sempurna' sepanjang pekan balap.
Marquez bahkan mengaku dirinya tak cukup kuat untuk bertarung dengan Valentino Rossi sejak start. Targetnya hanyalah berada di posisi depan, demi mencoba menyerang The Doctor di lap-lap terakhir. Meski begitu, belum juga Marquez menyerang, Rossi justru terjatuh di Tikungan 1 pada Lap 16. Kemenangan pun jatuh kepada Marquez.
"Rencana saya hanyalah berada di depan di akhir balap. Maksud saya, saya tak punya sesuatu yang lebih. Saya dan Vale sama-sama ngotot, ritme kami sangat cepat. Saya sendiri berkendara berdasar insting, bukan kepala. Saya melawan diri sendiri dan motor, demi mendekati Vale dan menyerangnya di akhir," ungkapnya kepada Crash.net.
Level Setara

Rossi, yang belum menang lagi sejak MotoGP Belanda 2017, memang tampak termotivasi menjalani balapan kali ini, dan dijagokan menang usai unggul jauh dari Marquez. Meski begitu, Marquez sendiri merasa mampu mengejarnya saat balapan menyisakan lima lap dan yakin keduanya bisa berduel hingga finis.
"Kami harusnya bisa sangat sengit, karena level kami sungguh setara. Saya nyaris terjatuh 3-4 kali, tapi saat saya hanya tertinggal 0,6 detik, Vale melakukan kesalahan. Ia agak melebar dan saat bertarung seperti ini, Anda pasti tak mau kehilangan waktu, jadi ia mencoba kembali ke garis balap terlalu cepat dan terjatuh," ujar rider 25 tahun ini.
Di sisi lain, Marquez segera 'santai' usai Rossi terjatuh. "Saat melihat Vale terjatuh, tubuh saya menjadi rileks dan saya berkendara dengan cara yang berbeda, karena kami berdua sangat ngotot. Ini mirip dengan Motegi bersama Andrea Dovizioso. Kami bertarung sengit, tak banyak aksi salip tapi kami berkendara mencapai limit," lanjutnya.
Tak Kecewa Batal Duel
Marquez pun mengaku sama sekali tak kecewa bahwa pertarungan dalam merebut kemenangan kali ini berakhir lebih awal disebabkan kecelakaan Rossi. "Tidak, tentu saya senang karena menang. Tak peduli caranya, Anda tetap ingin menang. Tentu jika Anda menang di tikungan terakhir rasanya bakal berbeda," tutur tujuh kali juara dunia ini.
"Tapi balapan ini sangat sulit, karena meski kami bekerja dengan baik, motor kami tak sempurna untuk balapan. Tentu jika sudah mengunci gelar Anda tak punya beban ekstra, tapi Vale ada di depan dan Johann ada di belakang. Motivasi saya adalah menang. Kami berhasil, dan ini yang terpenting," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51








